Bangunan Majelis Taklim di Ciomas Roboh Menimpa Puluhan Warga

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor realitapublik.id — Suasana khidmat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Acara yang semula dipenuhi lantunan selawat dan doa, berakhir dengan tragedi setelah bangunan majelis taklim dua lantai ambruk dan terbawa longsor ke jurang pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.

 

Menurut informasi di lapangan, bangunan majelis taklim tersebut diduga roboh karena pondasi yang sudah lapuk dan tidak terawat. Beban puluhan jemaah yang memadati gedung memperparah kondisi, sehingga struktur bangunan tidak mampu menahan tekanan. Letak bangunan yang berada persis di tepi jurang dengan kontur tanah labil turut menambah risiko, hingga akhirnya bangunan runtuh bersamaan dengan tanah yang longsor.

Baca Juga :  GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

 

“Kejadian longsor mengakibatkan majelis ambruk di Ciapus Kompas, Kecamatan Ciomas, saat acara Maulid Nabi berlangsung. Korban kebanyakan warga Kecamatan Tamansari, Desa Sukaluyu, dan kini sudah dievakuasi ke RSUD,” ungkap salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa nahas tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Aparat kepolisian, tim SAR, BPBD Kabupaten Bogor, serta relawan masyarakat setempat terus berupaya mengevakuasi korban. Mereka menggunakan alat berat, tandu darurat, dan peralatan manual untuk mengangkat material bangunan yang menimbun korban.

Baca Juga :  Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

 

Jalan menuju lokasi yang sempit dan licin akibat hujan menjadi hambatan besar, sehingga evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

 

Sejumlah korban yang berhasil dievakuasi mengalami luka serius akibat tertimpa material kayu dan beton. Beberapa lainnya dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD serta klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, keluarga korban terlihat histeris mencari sanak saudara mereka yang belum ditemukan.

Baca Juga :  Kilas Balik HJB Ke-251: Merawat Napas Sejarah Kota Tua Besuki Sejak Era Ki Pate Alos

 

Kapolsek Ciomas, yang memimpin langsung jalannya evakuasi, menyatakan pihaknya masih mendata jumlah pasti korban. “Kami fokus pada upaya penyelamatan terlebih dahulu. Data sementara, puluhan warga tertimbun, dan kemungkinan angka korban bisa bertambah mengingat bangunan cukup padat saat acara berlangsung,” ujarnya.

 

Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat sekitar. Acara yang seharusnya menjadi momen kebersamaan justru berakhir dengan tragedi memilukan. Para tokoh masyarakat dan aparat desa berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting terkait keamanan dan kelayakan bangunan, khususnya yang digunakan untuk kegiatan massal.(*)

Penulis : Lucyana

Editor : Red

Berita Terkait

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan
Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta
Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan
Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 12:32 WIB

Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan

Kamis, 17 September 2026 - 08:44 WIB

Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi

Berita Terbaru