RSUD Grati Inovasi Pelayanan “Sister Peri Si Plus” Tembus Top 90 KOVABLIK Jatim 2025

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi penilaian di Command Center soroti keberhasilan program meningkatkan akses layanan kesehatan terpadu bagi Lansia

Sesi penilaian di Command Center soroti keberhasilan program meningkatkan akses layanan kesehatan terpadu bagi Lansia

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo (Mas Rusdi), mempresentasikan inovasi pelayanan lansia andalan RSUD Grati, “Sister Peri Si Plus”, dalam sesi penilaian yang digelar di Command Center Kabupaten Pasuruan, Selasa (2/12/2025) sore. Presentasi tersebut menyoroti keberhasilan program dalam meningkatkan akses layanan kesehatan terpadu bagi warga lanjut usia (lansia).

 

Di hadapan para juri profesional, Mas Rusdi menjelaskan akar masalah yang melatarbelakangi inovasi ini. Sebelum program, kunjungan pasien lansia ke RSUD Grati hanya sekitar 2% dari total lansia di Kabupaten Pasuruan. Rendahnya kunjungan dipicu oleh alur layanan yang panjang, pemeriksaan berpindah antar-unit, antrean obat, dan fasilitas yang belum memadai untuk lansia.

Baca Juga :  Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan

 

“Banyak persoalan muncul hingga akhirnya mendorong kami melahirkan Sister Peri dan kemudian menyempurnakannya menjadi Sister Peri Si Plus,” ujar Mas Rusdi.

 

Inovasi ini dikembangkan melalui lima strategi utama yang fokus pada penyederhanaan akses dan integrasi pelayanan. Sister Peri Si Plus sendiri merupakan akronim dari Sistem Terpadu Pelayanan Geriatri Sinergi dengan Paguyuban Lansia untuk Sehat dan bersinergi dengan sektor perikanan serta pertanian.

 

1. Klinik One Stop Service Geriatri (2020): Layanan terpadu tanpa antre yang mencakup pemeriksaan dokter, laboratorium, konsultasi gizi, hingga pengambilan obat dalam satu ruangan.

2. Home Visit Dokter Spesialis (2021): Kunjungan tim medis lengkap (dokter spesialis, perawat, apoteker, ahli gizi, dll.) langsung ke rumah pasien lansia.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Keresahan Warga, Satpol PP Tubaba Tutup Sementara Karaoke Diva

3. Antar Jemput Gratis (2021): Layanan antar jemput melalui pendaftaran via WhatsApp bagi lansia yang tidak memiliki pendamping.

4. Avenger (Quick Response Emergency) (2022): Program respons kegawatdaruratan lansia melalui telepon/pesan singkat, dilengkapi tindakan di rumah.

5. High Access (2023-2024): Perluasan pendampingan melalui Paguyuban Lansia, konsultasi kesehatan via grup WhatsApp, kunjungan dokter spesialis ke faskes pertama, hingga aktivitas produktif seperti Kebun Lansia, Budidaya Ikan, dan Pengajian Rutin.

 

Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, menambahkan bahwa kolaborasi dengan dinas terkait (Perikanan dan Pertanian) menjadi kunci peningkatan produktivitas.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

 

Lansia dibina melalui pelatihan berkebun, budidaya ikan, dan dibantu sumbangan bibit. Hasil panen kebun dan budidaya ikan diolah menjadi makanan atau kerajinan untuk dijual di kafetaria rumah sakit, yang berfungsi menambah pemasukan bagi para lansia.

 

“Upaya mendekatkan layanan kesehatan bagi warga usia di atas 60 tahun telah berhasil memberikan dampak nyata,” imbuh Mas Rusdi.

 

Saat ini, inovasi tersebut telah merangkul hampir 200 lansia yang dinilai lebih produktif, mandiri, dan berdaya. drg. Retno berharap seluruh layanan dalam inovasi ini dapat berjalan berkelanjutan dan terus berkembang setiap tahun.

Penulis : Saichu

Berita Terkait

SILPA Rp 95 Miliar Mengendap, Wagub LIRA Jatim Tuding Oknum Pejabat Kota Pasuruan “Ternak Bunga” di Bank
Warga Desa Tamansari melakukan Audensi Pasca Konflik Sengketa Lahan
Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026
Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:10 WIB

SILPA Rp 95 Miliar Mengendap, Wagub LIRA Jatim Tuding Oknum Pejabat Kota Pasuruan “Ternak Bunga” di Bank

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WIB

Warga Desa Tamansari melakukan Audensi Pasca Konflik Sengketa Lahan

Rabu, 22 April 2026 - 10:26 WIB

Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Berita Terbaru