LAMPUNG UTARA, realitapublik.id — Insiden mendebarkan terjadi di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. Seorang ibu paruh baya bernama Tumini (50) nyaris kehilangan nyawa setelah sebuah papan reklame berukuran besar roboh dan hampir menimpa kepalanya pada Sabtu (3/1/2026) sore.
Papan reklame bermerek produk rokok tersebut roboh setelah dihantam oleh sebuah kendaraan roda empat yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Tumini menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat dirinya hendak masuk ke gang menuju rumahnya. Secara tiba-tiba, sebuah mobil dari arah Blambangan Pagar menuju pusat kota Kotabumi menabrak tiang reklame yang berada tepat di pinggir jalan.
“Mobil itu sempat berhenti setelah menabrak, tapi tidak lama langsung kabur. Saya dengar suara kayu mau roboh, saya langsung lari menghindar. Alhamdulillah, papan itu sebagian tersangkut kabel listrik, kalau tidak mungkin saya sudah tertimpa,” ujar Tumini sambil mengusap kepalanya, Sabtu (3/1/2026).
Meski berhasil menghindar, sebagian papan reklame tersebut sempat menyerempet kepala Tumini. Beruntung, ia tidak mengalami luka serius karena reruntuhan tertahan oleh kabel listrik yang melintang di area tersebut.
Mendapat laporan adanya kabel listrik yang menjuntai akibat tertimpa papan reklame, pihak PLN ULP Bumi Abung langsung menerjunkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan pengamanan.
Koordinator ULP Bumi Abung, Raden, mengonfirmasi bahwa timnya telah melakukan perbaikan pada jalur kabel yang terdampak guna mencegah korsleting listrik atau bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
“Begitu ada informasi kabel menjuntai ke jalan akibat papan reklame roboh, tim langsung kami turunkan untuk evakuasi dan perbaikan jalur. Mengenai kepemilikan papan reklame tersebut, kami belum mengetahui secara pasti,” jelas Raden.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemilik papan reklame bermerek Gudang Garam maupun biro iklan terkait belum memberikan keterangan resmi atas insiden yang membahayakan warga tersebut. Warga berharap pihak berwenang segera menertibkan tiang-tiang reklame yang berada terlalu dekat dengan pemukiman atau jalan raya untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Penulis : Rody Sandra







