DPRD Lampura Geram! Ketua Komisi IV Siapkan Sidak Seluruh Dapur SPPG Buntut Temuan Buah Busuk di MIN 1

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa, saat memberikan keterangan tegas terkait rencana pengawasan dapur MBG se-Lampung Utara. (Foto: Rody Sandra/Realita Publik)

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa, saat memberikan keterangan tegas terkait rencana pengawasan dapur MBG se-Lampung Utara. (Foto: Rody Sandra/Realita Publik)

LAMPUNG UTARA, Realitapublik.id — Langkah tegas Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa, yang berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Lampung Utara, mendapat apresiasi luas dari para wali murid.

 

Reaksi keras legislatif ini dipicu oleh viralnya keluhan wali murid MIN 1 Kota Alam, Kotabumi Selatan, terkait porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap tidak layak, bahkan ditemukan buah salak dalam kondisi busuk yang dibagikan kepada siswa pada Jumat (9/1/2026).

 

Berdasarkan keterangan wali murid dan konfirmasi pihak sekolah, paket MBG yang disalurkan oleh SPPG Naga Saka Tuju (7) pada hari tersebut hanya berisi: satu biji telur puyuh, satu biji telur ayam, satu biji sempol, sayur, biskuit, dan satu buah salak.

Baca Juga :  Guru SMK di Besuki Situbondo Dianiaya Siswa Saat Jam Pelajaran, Korban Alami Luka Lebam

 

“Anak-anak mengadu porsinya tidak sesuai, dan yang paling membuat kami tidak terima adalah buah salaknya busuk. Ini program Presiden Prabowo untuk kesehatan anak, kenapa malah dikasih makanan yang bisa bikin sakit?” ujar Ahmad, salah satu wali murid, Sabtu (10/1/2026).

Pihak sekolah melalui salah satu guru kelas juga membenarkan adanya keluhan tersebut. “Benar, jatah yang diterima siswa tidak sesuai harapan, terutama masalah buah yang sudah busuk itu,” ungkapnya saat dikonfirmasi tim media.

 

Menyikapi kekacauan operasional tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa, menyatakan kegeramannya. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pihak penyelenggara yang bermain-main dengan program strategis nasional ini.

Baca Juga :  Rapor Merah Tata Kelola Kota Pasuruan: LSM AGTIB Soroti Aset Terbengkalai dan Fasilitas Publik yang Lumpuh

 

Imam Santosa menyampaikan tiga poin instruksi tegas:

Patuh SOP: Seluruh SPPG wajib menjalankan aturan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) tanpa alasan apa pun.

Pengawasan Ketat BGN: Meminta Badan Gizi Nasional (BGN) di semua tingkatan untuk memperketat pengawasan agar kesalahan fatal seperti pemberian makanan busuk tidak terulang.

Sanksi Beklis: DPRD tidak segan mengusulkan penutupan permanen atau blacklist bagi SPPG yang terbukti tidak berkomitmen menyediakan makanan layak.

 

“Kami sudah mencatat laporan ini. Jika mereka tidak berkomitmen memberikan makanan layak, apalagi sampai memberi makanan sisa atau buah busuk, kami akan tindak tegas. Jangan rusak program mulia Presiden Prabowo Subianto di Lampung Utara!” tegas Imam Santosa.

Baca Juga :  Mahasiswa Semarang Kepung DPRD Jateng: Desak Pengusutan Kasus Andrie Yunus dan Tuntut Reformasi Peradilan Militer

 

Wali murid berharap rencana sidak lintas komisi DPRD ini segera terlaksana untuk memastikan kualitas gizi anak-anak terjaga. Masyarakat meminta pemerintah tidak hanya mengevaluasi porsi makanan, tetapi juga integritas pengelola dapur SPPG Naga Saka Tuju (7) dan titik lainnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dapur SPPG Naga Saka Tuju (7) belum berhasil ditemui maupun memberikan klarifikasi resmi terkait temuan buah busuk dan keluhan porsi minim tersebut.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Berita ini 349 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Berita Terbaru