Polres Pekalongan Kota Gelar Latpraops Keselamatan Candi 2026, Fokus Tindakan Preemtif dan Preventif

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Kota Pekalongan realitapublik.id – Guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, Polres Pekalongan Kota secara resmi menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Wicaksana Laghawa pada Kamis (29/1/2026).

 

Latpraops ini menjadi langkah krusial Polri dalam menyamakan persepsi, strategi, dan kesiapan personel sebelum terjun langsung ke lapangan. Mengusung tema “Melalui Latihan Pra Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan Sandi Keselamatan Candi 2026, Kita Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Candi 2026”, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H.

Baca Juga :  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

 

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Riki Yariandi menekankan bahwa, Operasi Keselamatan Candi 2026 bukan sekadar penegakan hukum, melainkan upaya edukasi secara masif. Kapolres menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

 

“Setiap personel harus memahami SOP yang ada secara mendalam. Utamakan kegiatan yang bersifat edukatif dan persuasif. Jaga semangat serta tunjukkan totalitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Riki di hadapan para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek beserta jajarannya.

Baca Juga :  Serap Anggaran Ratusan Juta, Pemdes Ciapus Bersiap Pindahkan Kantor Desa Baru

 

AKBP Riki menambahkan bahwa, keberhasilan operasi ini diukur dari meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota.

Mengingat kondisi geografis dan cuaca di wilayah Pekalongan, Kapolres juga memberikan atensi khusus terkait potensi bencana hidrometeorologi. Pihaknya mengingatkan jajarannya untuk waspada terhadap potensi banjir yang dapat melumpuhkan arus lalu lintas.

 

“Kita harus belajar dari kejadian sebelumnya. Siapkan langkah antisipatif jika terjadi banjir yang memicu kepadatan arus. Rekayasa lalu lintas harus sudah dipetakan dengan matang agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak terganggu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

 

Operasi Keselamatan Candi 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini sekaligus menjadi “pemanasan” dan deteksi dini sebelum Polri memasuki Operasi Ketupat Candi 2026 (pengamanan Idul Fitri).

 

“Kami memprediksi adanya peningkatan mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Oleh karena itu, pengecekan kelaikan kendaraan (ramp check), sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga penertiban pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan akan menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Penulis : Wildan

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru