Tragedi Longsor di Watukumpul Pemalang: Tebing 10 Meter Ambrol, Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

PEMALANG, Realitapublik.id — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kembali memicu bencana hidrometeorologi. Sebuah tebing setinggi 10 meter dilaporkan longsor dan menimpa rumah warga di Dukuh Kalitengah, Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Jumat (06/02/2026) sore pukul 16.40 WIB.

 

Insiden tragis ini memakan korban jiwa setelah seorang anak berusia 9 tahun tertimbun material tanah dan tidak dapat diselamatkan.

 

Hujan lebat dengan intensitas tinggi disertai angin kencang telah mengguyur wilayah Watukumpul sejak siang hari. Sekitar pukul 16.40 WIB, tebing yang berada tepat di belakang rumah korban mendadak runtuh. Material tanah langsung menerjang bangunan rumah dan menutup ruas jalan penghubung Jojogan – Cikadu.

Baca Juga :  Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, mengonfirmasi bahwa saat kejadian terdapat dua orang di dalam rumah, yakni seorang ibu dan anaknya.

 

“Berdasarkan keterangan saksi, hujan sangat deras sebelum longsor terjadi. Material dari tebing setinggi 10 meter menimpa rumah korban dan menjebak penghuni di dalamnya,” ungkap AKBP Rendy.

 

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, bersama warga sekitar langsung melakukan upaya penyelamatan di tengah kondisi cuaca yang masih hujan.

Baca Juga :  Dukung Kesehatan dan Lingkungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Hadiri Bhakti Sosial HUT Provinsi Lampung

 

Korban Selamat: Sang ibu, Yuli Yati (35), berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Watukumpul untuk mendapatkan perawatan intensif.

Korban Meninggal Dunia: Sang anak, Kiki Puji Yuliani (9), ditemukan dalam timbunan tanah dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah Kepala Desa Jojogan.

 

Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga berjibaku membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan utama Jojogan – Cikadu. Jalur ini sangat vital bagi mobilitas warga antar-desa di Kecamatan Watukumpul.

 

Pihak Kepolisian dan BPBD menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang, terutama yang tinggal di daerah perbukitan dan lereng tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar

 

“Bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan pohon tumbang bisa terjadi kapan saja akibat cuaca ekstrem. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari dua jam, warga di area rawan tebing disarankan untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman,” tegas Kapolres Pemalang.

 

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi adanya longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah Pemalang bagian selatan masih tergolong tinggi.

Penulis : Fery Eka Saputra

Berita Terkait

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WIB

Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Berita Terbaru