Syukur Ramadhan di CESA: Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota Santuni Anak Yatim Piatu di HUT Sang Putra

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Decky, bersama keluarga berbagi dengan anak Yatim/Piatu (foto: Saichu Realita Publik)

i

H Decky, bersama keluarga berbagi dengan anak Yatim/Piatu (foto: Saichu Realita Publik)

PASURUAN realitapublik.id — Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H. Memasuki hari kedua puasa, perwira polisi yang dikenal berjiwa sosial ini menggelar buka bersama dan santunan anak yatim di CESA Little Garden Coffee Shop & Eatery, Taman Dayu, Pandaan, Jumat (20/02/2026).

 

Acara ini terasa jauh lebih emosional karena bertepatan dengan hari ulang tahun ke-19 putra keduanya, Pedro Dahna Satria Prakasa.

 

Sebanyak 30 anak yatim dan piatu didatangkan khusus dari Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Tanah kelahiran AKP Dhecky. Bagi perwira yang akrab disapa Haji Dhecky ini, berbagi dengan warga di tanah kelahiran adalah cara terbaik untuk tetap membumi dan mengingat akar jati diri.

Baca Juga :  Re-LUN Desak Penataan Total Manajemen dan Usut Transparansi Proyek di Internal PLN

 

“Kegiatan ini adalah bentuk syukur kami. Ramadhan adalah momentum terbaik untuk berbagi. Melihat senyum mereka saat menyantap hidangan dan bercengkerama adalah kebahagiaan yang tidak ternilai bagi kami sekeluarga,” tutur AKP Dhecky di sela acara yang berlangsung khidmat.

Suasana haru menyelimuti lokasi saat AKP Dhecky bersama sang istri, Hj. Fitri, memberikan wejangan kepada Pedro yang kini beranjak dewasa. Sebagai seorang ayah sekaligus penegak hukum, AKP Dhecky menitipkan pesan karakter yang kuat.

Baca Juga :  Kagama Lampung Berbagi Kebahagiaan Bersama Puluhan Lansia di Tresna Werdha Natar

 

“Jadilah lelaki yang kuat namun tidak kasar, disegani namun bukan ditakuti. Jadilah pelindung yang penuh kasih sayang dan berakhlak mulia,” ucap AKP Dhecky dengan nada rendah penuh kasih.

 

Hj. Fitri pun menambahkan doa tulus bagi sang putra. “Doa ibu mengiringi setiap hembusan nafasmu. Semoga segala cita-cita dan anganmu diijabah oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh haru.

 

Tidak hanya fokus pada tamu undangan, keluarga besar AKP Dhecky juga turun ke jalan di depan CESA Little Garden untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Ayah & Bunda tercinta dengan penuh kerendahan hati, Pedro membagikan potongan kue tersebut langsung kepada teman-teman kecilnya (anak yatim), disusul dengan pemberian santunan.

Baca Juga :  Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

 

Fikri (6), salah satu penerima santunan, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. “Terima kasih, semoga Abah Dhecky dan keluarga sehat selalu dan makin banyak rezekinya,” ucap Fikri polos.

 

Kegiatan rutin tahunan ini membuktikan bahwa di balik ketegasan seragam Polri dalam menjalankan tugas negara, sisi kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. AKP Dhecky Tjahyono menunjukkan bahwa pengabdian terbaik kepada masyarakat Pasuruan bisa dilakukan melalui kasih sayang dan kepedulian sosial yang nyata.

Penulis : Saichu

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru