SEMARANG, Realitapublik.id — Kabar membanggakan datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti, kinerja pemerintahan ibu kota Jawa Tengah ini menunjukkan lonjakan signifikan hanya dalam kurun waktu satu tahun pertama masa jabatannya.
Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025, Kota Semarang sukses menembus jajaran 10 besar kota dengan status kinerja tinggi di tingkat nasional.
Pencapaian tahun ini merupakan lompatan besar jika dibandingkan dengan hasil evaluasi tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Kota Semarang berada di peringkat ke-27 nasional dengan skor 3,2962 (status kinerja sedang).
Kini, berkat pembenahan tata kelola yang masif, skor tersebut melesat menjadi 3,5709, yang secara otomatis menghantarkan Semarang ke jajaran elite kota berkinerja tinggi. Penghargaan prestisius ini diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
Tak hanya di level nasional, Pemkot Semarang juga berjaya di tingkat regional. Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30, Senin (27/4/2026), Kota Semarang meraih penghargaan sebagai Peringkat Terbaik II dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori kota se-Jawa Tengah dengan skor nyaris sempurna, yakni 98,49.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara khidmat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah sebagai pengakuan atas kualitas pelayanan dasar yang diberikan Pemkot kepada masyarakat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh jajaran birokrasi yang didukung penuh oleh partisipasi masyarakat.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kami. Otonomi daerah harus mampu mendorong percepatan pembangunan dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” ujar Agustina saat memimpin upacara di halaman Balai Kota Semarang.
Ia menegaskan bahwa lonjakan kinerja ini mencerminkan keberhasilan konsolidasi internal serta penguatan birokrasi berbasis hasil sepanjang tahun 2025. Pemkot Semarang berkomitmen untuk menjaga tren positif ini melalui berbagai inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
Keberhasilan menyabet berbagai penghargaan di tingkat provinsi hingga nasional ini menjadi bukti sahih bahwa transformasi birokrasi di Kota Semarang tengah berjalan di jalur yang benar demi pelayanan masyarakat yang lebih prima.
Penulis : Fery Eka spt
Editor : Chu







