Berharap Tak Ada “Kedzaliman”, Pedagang Pasar Sorogenen Gelar Istighosah

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istighosah digelar didepan halaman pasar (foto: Wagiyono Realita Publik)

i

Istighosah digelar didepan halaman pasar (foto: Wagiyono Realita Publik)

realitapublik.id PEKALONGAN (2 Mei 2026) – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Sorogenen menggelar doa bersama atau istighosah pada Sabtu sore, 2 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual para pedagang di tengah dinamika ekonomi dan rencana penataan kota oleh pemerintah setempat.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipusatkan di pelataran parkir Pasar Sorogenen. Sekitar puluhan pedagang dari berbagai sektor, mulai dari penjual sayur, cabai, kelapa, hingga pedagang daging, tampak khusyuk mengikuti rangkaian doa yang dipimpin oleh Ustaz Wildan Purnawirawan.

Baca Juga :  Tiga Momentum dalam Satu Acara: Desa Curahsuri Bakal Gelar Pengajian Umum Akbar Besok Malam

Ketua Paguyuban PKL Sorogenen, Bapak Kurniawan, menegaskan bahwa aksi ini bukanlah bentuk perlawanan fisik atau demonstrasi.

“Kami kumpul bukan untuk demo, tapi untuk mengetuk pintu langit. Kami meminta agar usaha lancar, dijauhkan dari musibah, dan yang terpenting, Pasar Sorogenen tetap terbuka bagi para PKL untuk mencari nafkah,” ujar Kurniawan.

Istighosah ini diinisiasi menyusul adanya rencana relokasi sementara PKL selama proses revitalisasi kawasan Pasar Sorogenen berlangsung. Para pedagang mengaku dirundung kecemasan terkait kelayakan lokasi dagang yang baru serta potensi menurunnya jumlah pembeli.

Baca Juga :  Re-LUN Desak Penataan Total Manajemen dan Usut Transparansi Proyek di Internal PLN

Selain masalah relokasi, keresahan pedagang makin diperparah dengan maraknya kejadian pencurian barang dagangan yang menimpa beberapa pelapak pada bulan lalu.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Wildan Purnawirawan mengingatkan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin. “Berdagang itu sunah Rasul, tapi jangan lupa sedekah dan doa. Rezeki sudah diatur, tugas kita adalah berusaha dan bertawakal,” pesannya kepada para jamaah.

Baca Juga :  Seolah Kebal Hukum, Lapak Obat Keras Belakang Pasar Laladon Masih Bebas Beroperasi

Acara yang berlangsung tertib ini ditutup pada pukul 17.30 WIB dengan suasana kekeluargaan sambil menikmati kopi hangat bersama. Meski sederhana, kegiatan ini menyimpan harapan besar bagi keberlangsungan hidup para pedagang.

“Kami cuma minta bisa terus jualan buat menafkahi anak sekolah dan keluarga. Semoga doa sore ini diijabah dan pemerintah tidak berbuat dzolim kepada rakyat kecil,” pungkas Kurniawan yang juga merupakan penjual daging ayam senior di pasar tersebut. (*)

Penulis : Wagiyono

Berita Terkait

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan
Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA
Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo
Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine
Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November
Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif
Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

Berita Terbaru