Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PEKALONGAN, realitapublik.id – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, menegaskan bahwa perhelatan Pekan Batik Nusantara (PBN) 2026 bukan sekadar pameran budaya, melainkan mesin penggerak ekonomi yang efektif bagi pelaku UMKM. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa Aaf ini saat membuka secara resmi PBN 2026 di kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan pada Rabu malam (14/10/2026).

Menurut Aaf, kehadiran pelaku usaha dari berbagai wilayah luar daerah membuktikan bahwa PBN telah bertransformasi menjadi ajang sinergi nasional. Melalui ruang temu strategis ini, para pelaku usaha dapat saling bertukar inovasi, memperkenalkan keunggulan komoditas masing-masing, sekaligus memperluas jaringan pemasaran ke tingkat yang lebih luas.

Baca Juga :  Polemik Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Empati Elite Politik

“Harapan kami selama empat hari penyelenggaraan ini benar-benar sukses dan ramai pengunjung. Yang paling utama, semua sektor baik itu kerajinan batik maupun stan kuliner tetap dipadati pembeli agar roda ekonomi terus berputar,” ujar Aaf di sela-sela peninjauan stan pameran.

Lebih lanjut, Wali Kota Pekalongan mengapresiasi keragaman produk yang dipamerkan tahun ini. Mengusung tema “Membatik Nusantara, Menenun Warna, dan Merajut Masa Depan”, ajang yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini diikuti oleh sekitar 90 peserta. Selain didominasi pengrajin lokal Pekalongan, pameran berskala nasional ini diramaikan oleh peserta dari Pemalang, Madiun, hingga Makassar yang membawa produk kriya, kerajinan tangan, dan batik khas mereka.

Baca Juga :  Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga

Aaf juga menyoroti keunikan PBN 2026 yang turut memadukan pameran kerajinan dengan festival kuliner otentik khas Kota Pekalongan.

Kehadiran kuliner tradisional legendaris seperti Nasi Megono dan tauto gurih dinilai Wali Kota menjadi daya tarik tersendiri yang mampu memikat wisatawan demi mendongkrak angka transaksi para peserta pameran.

Baca Juga :  Kagama Lampung Berbagi Kebahagiaan Bersama Puluhan Lansia di Tresna Werdha Natar

Pernyataan dan optimisme Wali Kota Pekalongan ini terbukti di lapangan. Langkah konkret pemerintah daerah dalam mengemas acara ini patut diapresiasi tinggi karena dampak ekonominya tidak hanya dinikmati oleh para peserta resmi di dalam tenda pameran.

Perputaran uang dari keramaian PBN 2026 ini juga langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar, termasuk pedagang kecil dan asongan di seputaran Alun-Alun Kota Pekalongan yang ikut meraup berkah.(Feri Eka Spt)

Berita Terkait

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA
Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo
Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine
Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November
Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif
Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta
Gudang Penimbunan 10 Ton Solar Digerebek, Ditreskrimsus Polda Jateng Tangkap Tersangka SH di Cilacap
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Gudang Penimbunan 10 Ton Solar Digerebek, Ditreskrimsus Polda Jateng Tangkap Tersangka SH di Cilacap

Berita Terbaru