Realitapublik.id — Guna mengakselerasi sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026, Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si., melakukan kunjungan kerja maraton di Provinsi Bengkulu selama tiga hari, 11-13 Mei 2026.
Langkah ini diambil mengingat Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah kerja di bawah naungan Balai BPJPH Provinsi Lampung dalam penguatan jaminan produk halal di Indonesia.
Kunjungan diawali pada Senin (11/05) dengan menghadiri pelantikan Pengurus DPW Juru Sembelih Halal (JULEHA) Provinsi Bengkulu. Tak sekadar hadir, Saluddin juga menjadi narasumber utama dalam Pelatihan JULEHA Berbasis Kompetensi yang digelar di Masjid Agung Baitul Hikmah, Kabupaten Kepahiang. Pelatihan ini menjadi kunci utama penjaminan kehalalan produk daging dari hulu.
Pada hari kedua, Selasa (12/05), rombongan BPJPH Lampung melakukan audiensi dengan Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP., dan Kepala Kantor Kemenag setempat. Pertemuan ini membuahkan komitmen kuat terkait percepatan sertifikasi halal, khususnya bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Alhamdulillah, Bapak Bupati dan Kemenag menyambut baik dan mendukung penuh program WHO 2026, termasuk upaya sertifikasi halal bagi dapur SPPG untuk menjamin gizi masyarakat,” ungkap Saluddin.
Puncak kunjungan terjadi pada hari ketiga, Rabu (13/05), saat Saluddin bertemu dengan Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., serta Sekda Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, S.KM., M.Kes., M.Si.
Pertemuan di tingkat provinsi ini berlangsung komprehensif dengan melibatkan jajaran OPD terkait, mulai dari Dinas Perindustrian, Koperasi & UMKM, Peternakan, hingga Dinas Kesehatan. Sekda Bengkulu menegaskan pihaknya akan mengawal langsung implementasi sertifikasi halal, terutama yang berkaitan dengan program prioritas nasional.
“Kami akan menindaklanjuti pertemuan ini bersama OPD terkait. Fokus kami adalah mengupayakan fasilitas sertifikasi halal gratis bagi UMKM serta mengawal Program Prioritas Presiden Prabowo, yaitu Makan Bergizi Gratis, melalui percepatan sertifikasi halal dapur SPPG,” tegas Herwan Antoni.
Menutup rangkaian kunjungan, Saluddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keterbukaan dan komitmen seluruh jajaran pemerintahan di Bengkulu.
“Dengan dukungan penuh dari Gubernur, Bupati, dan Kemenag, saya optimis penguatan ekosistem halal dan implementasi Wajib Halal Oktober 2026 di wilayah ini akan tercapai sesuai target,” pungkasnya. (*)
Penulis : Rody Sandra






