DPRD Indramayu Gelar Paripurna Alih Status RSUD M.A. Sentot dan Penyertaan Modal BPR 

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penandatanganan dan persetujuan bersama terhadap Raperda Penyertaan Modal Pemkab Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda).

INDRAMAYU realitapublik.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama, pada Senin (18/5/2026). Agenda utama rapat ini adalah penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) 5 mengenai rencana alih status pengelolaan RSUD M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

Selain alih status rumah sakit, rapat tersebut juga mengesahkan persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda).

 

Penurunan Kunjungan Pasien Jadi Urgensi Alih Status 

Laporan Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu disampaikan langsung oleh sang ketua, Abdul Rojak, SH. Dalam paparannya, Abdul Rojak menekankan bahwa RSUD M.A. Sentot Patrol memegang peran vital sebagai fasilitator kesehatan rujukan di wilayah barat Indramayu dan kawasan Pantura.

Baca Juga :  Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

 

Meski strategis, rumah sakit ini masih terganjal sejumlah tantangan besar. Di antaranya adalah kebutuhan mendesak peningkatan sarana prasarana, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta sokongan dana operasional yang berkelanjutan.

 

Pansus 5 membeberkan data tren negatif yang terjadi sepanjang periode 2023 hingga 2025. Terpantau ada penurunan signifikan pada jumlah kunjungan pasien serta pendapatan rumah sakit.

 

“Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pasien mengalami penurunan hingga 14 persen pada tahun 2025. Kondisi inilah yang menjadi salah satu indikator kuat perlunya peningkatan kapasitas layanan kesehatan,” ujar Abdul Rojak.

 

Melalui alih status ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, RSUD M.A. Sentot Patrol diharapkan bertransformasi menjadi layanan rujukan regional yang modern di wilayah Pantura Timur dan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

Baca Juga :  Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

 

Pengambilalihan oleh provinsi diproyeksikan mampu mendongkrak mutu pelayanan, menambah dokter spesialis, serta menjamin pembiayaan yang lebih solid.

 

Rekomendasi Krusial Pansus 5 

Pansus 5 menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar urusan pemindahan aset daerah, melainkan demi mutu pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, mereka mengeluarkan beberapa rekomendasi penting:

 

1. Percepatan peningkatan status RSUD M.A. Sentot Patrol menuju rumah sakit tipe A.

2. Kepastian status kepegawaian bagi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit.

3. Jaminan tarif pelayanan kesehatan yang tetap ramah di kantong masyarakat.

4. Proses pengalihan aset yang transparan, akuntabel, dan taat hukum.

5. Kejelasan skema berbagi anggaran (sharing pembiayaan) BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemkab Indramayu.

Baca Juga :  Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati

 

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Sinergi DPRD 

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut baik hasil laporan dan persetujuan yang diberikan oleh legislatif. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

 

Menurut Lucky Hakim, langkah ini merupakan bukti nyata sinergi dan komitmen bersama dalam mengoptimalkan barang milik daerah. Hal ini juga menjadi bentuk dukungan konkret kepada Pemprov Jawa Barat yang sebelumnya telah menyatakan kesiapan untuk menerima hibah aset RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol.

 

Rapat Paripurna kemudian ditutup dengan prosesi penandatanganan bersama Raperda Penyertaan Modal Pemkab Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda) oleh Bupati Lucky Hakim dan pimpinan DPRD Indramayu. (*)

Penulis : RO5

Editor : Red

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru