Gempuran Era Digital, Seni Tradisi Swadaya Pukau Ratusan Warga di Alun-Alun Pekalongan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN, realitapublik.id – Suara tabuhan gamelan, dinamika irama kendang, dan gerak lincah para penari memecah keramaian di kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan, Jumat (12/6/2026). Sebuah pagelaran seni tradisi yang digelar secara swadaya berhasil memukau ratusan warga, sekaligus menghadirkan kembali pesona warisan leluhur yang nyaris punah di tengah gempuran era digital.

Kegiatan ini diinisiasi di bawah naungan Dewan Kesenian dan Budaya (DKB) Pekalongan periode 2026–2029 yang baru terbentuk. Mengusung visi sebagai “rumah bersama” bagi seluruh seniman daerah, pagelaran ini melibatkan kolaborasi nyata dari tujuh komunitas seni tradisi. Seluruh operasional acara diselenggarakan secara mandiri melalui iuran dan sumbangan anggota tanpa bergantung pada bantuan pihak luar.

Baca Juga :  Dihantam Gelombang Pasang dan Angin Kencang, 9 Perahu Nelayan di Jangkar Situbondo Tenggelam

Berbagai kesenian andalan tampil memikat penonton, mulai dari Reog, Kuntulan, hingga Ketoprak Rakyat khas Pekalongan.

Penampilan yang rapi, energik, dan sarat akan nilai budaya Jawa serta kearifan lokal tersebut sukses menghanyutkan emosi pemirsa. Banyak warga mengaku rindu menyaksikan pertunjukan serupa yang keberadaannya kian terpinggirkan sejak hiburan digital mendominasi ruang publik.

“Kami bertekad kuat mengangkat kembali budaya yang mulai hilang. Ini bukan sekadar pentas, melainkan upaya menjaga identitas agar anak cucu kelak tahu dari mana akar budayanya berasal,” tegas Ketua Komite Seni Tradisi, Sutrisno, seusai pertunjukan.

Baca Juga :  Baru Kemarin Truk Udang Terguling, Jalur Pantura Suboh KM 159 Kembali Dihantam Kecelakaan!

Dukungan penuh juga mengalir dari jajaran pengurus baru DKB Pekalongan. Priyono Papi selaku perwakilan tim kreatif menyatakan komitmennya untuk menetapkan kawasan Gapura Nusantara di sekitar alun-alun sebagai Panggung Terbuka Budaya.

“Ke depan, ruang publik ini akan difungsikan secara rutin seminggu sekali dengan menampilkan kolaborasi seni tradisi, musik rakyat, dan kreasi baru agar tetap relevan bagi generasi muda,” ujarnya.

Berdasarkan data terbaru DKB Pekalongan tahun 2026, saat ini tercatat ada 129 kelompok kesenian yang aktif di seluruh Kota Pekalongan. Sebagian besar dari kelompok tersebut masih membutuhkan ruang tampil serta pembinaan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni

Oleh karena itu, pengurus DKB periode 2026–2029 memprioritaskan program pembukaan akses panggung bagi kelompok tradisi yang selama ini terpinggirkan melalui agenda rutin “Panggung Gapura Nusantara”. Langkah ini pun disambut hangat oleh masyarakat.

“Mumpung masih ada yang bersemangat melestarikan, kami dukung sepenuhnya. Jangan sampai budaya kita hanya menjadi cerita di buku pelajaran saja,” ujar salah satu pengunjung Alun-Alun.

Gebrakan awal dari DKB Pekalongan ini menjadi bukti nyata bahwa selama sinergi dan niat luhur para seniman lokal terus dirawat, eksistensi budaya daerah tidak akan pernah punah.(*)

Penulis : Wagiyono

Editor : Red

Berita Terkait

Realisasi PAD Kabupaten PALI Tumbuh 17,12 Persen, Tembus Rp32,1 Miliar per Mei 2026
Alih Fungsi 7 Hektare Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha di Batang Ditersangkakan Polda Jateng
Gagalkan Pemerasan Bermodus Motor Bermasalah, Tim URC Polresta Pasuruan Amankan Pelaku di Panggungrejo
Kasat Resnarkoba Polres Tubaba Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan
Bobol Dinding Rumah Petani, Remaja 16 Tahun di PALI Ditangkap Satreskrim
Berawal dari Informasi Masyarakat, Satresnarkoba Polres PALI Tangkap Terduga Pengedar Sabu
Wujudkan Situbondo Pantura Asri, Begini Aksi Kompak Warga dan Pemerintah di Suboh
Bupati PALI Minta Perangkat Daerah Tetap Fokus Melayani di Tengah Dinamika Politik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:50 WIB

Realisasi PAD Kabupaten PALI Tumbuh 17,12 Persen, Tembus Rp32,1 Miliar per Mei 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:27 WIB

Gempuran Era Digital, Seni Tradisi Swadaya Pukau Ratusan Warga di Alun-Alun Pekalongan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:27 WIB

Alih Fungsi 7 Hektare Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha di Batang Ditersangkakan Polda Jateng

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:31 WIB

Gagalkan Pemerasan Bermodus Motor Bermasalah, Tim URC Polresta Pasuruan Amankan Pelaku di Panggungrejo

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:05 WIB

Bobol Dinding Rumah Petani, Remaja 16 Tahun di PALI Ditangkap Satreskrim

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:56 WIB

Berawal dari Informasi Masyarakat, Satresnarkoba Polres PALI Tangkap Terduga Pengedar Sabu

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:09 WIB

Wujudkan Situbondo Pantura Asri, Begini Aksi Kompak Warga dan Pemerintah di Suboh

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:13 WIB

Bupati PALI Minta Perangkat Daerah Tetap Fokus Melayani di Tengah Dinamika Politik

Berita Terbaru