SITUBONDO, realitapublik.id – Memperingati Hari Anak Nasional, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Situbondo menggelar aksi kolaboratif di SDN 1 Tamansari, Kecamatan Sumbermalang. Kegiatan ini memadukan Gerakan Posyandu Aktif dengan inovasi literasi “Becak Mapan” (Berkeliling Cerita untuk Anak di Masa Depan).
“Becak Mapan” merupakan program andalan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusip) Kabupaten Situbondo. Lewat metode mendongeng, pemutaran film edukasi, permainan interaktif, dan armada buku keliling, inovasi ini dirancang khusus untuk mendongkrak minat baca anak sejak dini.

Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Husna Laili, S.E., CFP., menekankan pentingnya jaminan kesehatan dan tertib administrasi bagi ibu hamil serta bayi. Ia menginstruksikan seluruh kader PKK dan posyandu untuk aktif mengawal hal tersebut di lapangan.
Masyarakat juga diajak memanfaatkan program Sehat BERANTAS (Berobat Gratis Tanpa Batas). Program berbasis Universal Health Coverage (UHC) ini merupakan layanan kesehatan unggulan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo.
“Melalui program Sehat BERANTAS, seluruh ibu hamil yang akan melahirkan dipastikan mendapat pelayanan persalinan gratis di Puskesmas maupun Rumah Sakit Daerah. Syaratnya sangat mudah, cukup menunjukkan E-KTP Situbondo,” tegas Ketua TP PKK yang akrab disapa Mbak Una ini.
Selain persalinan gratis, ia mengingatkan para orang tua untuk melengkapi imunisasi dasar anak hingga mendapatkan sertifikat resmi serta pentingnya kunjungan rutin ke posyandu bagi ibu hamil dan pemilik balita.
“Sertifikat imunisasi anak berguna sebagai bukti resmi status imunisasi lengkap, syarat pendaftaran sekolah, dan dokumen perjalanan ke luar negeri. Dan saya berpesan kepada ibu hamil dan orang tua balita untuk aktif ke posyandu setiap bulan. Lakukan penimbangan, pantau gizi, dan deteksi dini untuk mencegah risiko tinggi kehamilan serta stunting,” tuturnya.
Pantauan di lokasi, terlihat kegembiraan para siswa saat Ketua TP PKK Situbondo mempimpin gerakan dengan mengayunkan badan, kaki dan tangan yang diiringi musik. Setelah melakukan gerakan untuk menstimulasi motorik anak, disusul sesi mendongeng interaktif oleh tim “Becak Mapan”, dan penyerahan paket buku bacaan secara simbolis oleh Ketua TP-PKK Situbondo kepada siswa.

Di sudut lain, tampak petugas kesehatan dan kader PKK sigap mengawal jalannya Posyandu Aktif. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bernutrisi berbasis pangan lokal. Ada pula edukasi mengenai pentingnya vaksinasi HPV untuk remaja.

Suasana semakin meriah dengan berbagai permainan tradisional seperti lompat tali, congklak, bola labirin, hingga egrang sebelum ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.
Agenda besar ini dihadiri oleh Camat Sumbermalang Fadnur Rahman, Kapolsek Sumbermalang Iptu Suratman, Babinsa Tamansari, serta perwakilan dari Puskesmas, Pemerintah Desa, KUA, BPKB (Balai Penyuluh Keluarga Berencana), dan para kepala sekolah setempat.
Sementara itu, peserta yang terlibat aktif merupakan kolaborasi dari siswa SDN 1 Tamansari, TK PGRI 11, KB PGRI 14, KB PGRI 15, RA Raudatus Sholihin, serta para peserta Posyandu aktif Desa Tamansari.(*)
Usai acara, Korwil Pendidikan Sumbermalang, Akhmad Budi, menyampaikan apresiasi mendalam karena SDN 1 Tamansari dipilih menjadi pusat pelaksanaan program terpadu tingkat kabupaten ini.
Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Sumbermalang, Halimatus Sya’diyah. Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Situbondo dan tim literasi memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi masyarakat. “Khususnya siswa, peserta posyandu, dan kader di Desa Tamansari. Kami sangat berterima kasih,” pungkasnya.(*)
Penulis : Abdul Hakim






