SITUBONDO, realitapublik.id – Tim Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (TP3D) Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo melaksanakan seleksi penjaringan dan penyaringan lowongan jabatan Pelaksana Kewilayahan atau Kepala Dusun (Kadus), bertempat balai desa setempat, Kamis (17/9/2026)
Perebutan kursi perangkat desa ini diwarnai persaingan ketat. Formasi Kadus Ranon dibanjiri 4 peserta, formasi Kadus Krajan Timur diikuti 2 peserta, sedangkan formasi Kadus Timur Sawah 1 hanya diikuti oleh 1 calon tunggal.
Demi menjaga integritas, panitia menerapkan standar sterilisasi yang sangat ketat di dalam ruang ujian tulis. Aturan tegas diberlakukan: selain Tim Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (TP3D) serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selaku pengawas resmi, siapa pun dilarang keras memasuki ruang ujian. Bahkan, pintu pagar halaman kantor desa ditutup total dan dijaga ketat oleh petugas.
Sebelum naskah soal dibuka, ruangan dipastikan bersih dari segala jenis buku catatan maupun perangkat komunikasi elektronik. Seluruh gawai milik peserta wajib dititipkan di pos penjagaan. Untuk menjamin transparansi, sebelum dibagikan, naskah soal dicetak terlebih dahulu di hadapan para peserta. Naskah soal tersebut disimpan di dalam flashdisk dan disegel di dalam amplop.

Ketua TP3D Sumberanyar, Fathol Ulum menegaskan komitmen penuh panitia untuk menjaga netralitas selama proses seleksi berlangsung.
“Kami pastikan seluruh tahapan, mulai dari seleksi administrasi hingga sterilisasi ruang ujian tulis, berjalan sesuai regulasi tanpa ada intervensi. Integritas panitia adalah jaminan untuk mendapatkan Kepala Dusun terbaik,” ujar Fathol.
Apresiasi juga datang dari Plt. Camat Mlandingan, Dimas Arishandy Pradana. Ia memuji langkah taktis pihak desa dan mengingatkan pentingnya efisiensi serta objektivitas dalam penilaian.
“Seleksi ini harus melahirkan pelaksana kewilayahan yang cakap, bertanggung jawab, dan amanah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi),” tegas Dimas.
Di sisi lain, Kepala Desa Sumberanyar, Taufiq Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah selama proses penyaringan berjalan.
Taufiq berharap, Kepala Dusun Timur Sawah 1, Kadus Ranon, dan Kadus Krajan Timur yang terpilih nantinya bisa langsung bersinergi membangun desa. Ia menekankan agar tidak ada sekat atau kubu-kubuan di tengah masyarakat pasca-kompetisi ini berakhir.(*)
Penulis : Kim/Kim






