Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, realitapublik.id – Momentum Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 menjadi pemantik semangat bagi para pejuang sosial di tingkat akar rumput. Bagi para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), esensi perjuangan para santri terdahulu kini bertransformasi menjadi jihad sosial melawan kemiskinan dan keterbelakangan di tengah masyarakat.

 

Hal tersebut ditegaskan oleh Ahmad Abrori, Pendamping PKH Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Menurutnya, nilai-nilai kepesantrenan seperti keikhlasan, kemandirian, dan pengabdian tanpa pamrih menjadi fondasi utama bagi seorang pendamping sosial saat bergerak di lapangan.

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

 

“Hari Santri bagi kami bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah refleksi perjuangan. Jika dulu para santri angkat senjata melawan penjajah, maka hari ini kami bersama masyarakat berjihad melawan kemiskinan ekstrim, kebodohan, dan stunting,” ujar Ahmad Abrori saat ditemui di kantor PKH Kecamatan Suboh, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

 

Abrori menambahkan, tema HSN tahun ini sangat beririsan dengan target Program Keluarga Harapan, khususnya dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh demi menyongsong Indonesia Emas. Melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), para pendamping terus menanamkan pentingnya pendidikan anak dan pemenuhan gizi keluarga.

 

“Kemandirian adalah tujuan utama pesantren, dan itu juga yang menjadi target kami. Kami ingin melihat anak-anak dari KPM ini sukses bersekolah, berakhlak baik, dan nantinya mampu membawa keluarga mereka graduasi mandiri dari bantuan sosial. Itulah bentuk nyata dari santri yang menguatkan negeri,” pungkas Abrori.

Baca Juga :  DPRD Lampura Bongkar Borok SPBU: Usulkan Pelangsir BBM Masuk Sistem Zonasi, Sebut Pertashop Produk Gagal

 

Melalui momentum Hari Santri ini, Pendamping PKH Kecamatan Suboh berkomitmen untuk terus mengawal penyaluran bantuan yang tepat sasaran serta memberikan edukasi berkelanjutan agar masyarakat rentan dapat berdaya secara ekonomi dan sosial.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA
Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo
Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine
Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November
Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif
Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta
Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

Berita Terbaru