Kayu Penahan Rapuh, Rumah Kontrakan Warga Situbondo Ambruk Atapnya 

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REALITAPUBLIK.ID – Atap rumah kontrakan milik Badriyah Sufia (41) di lingkungan Dam RT 003 RW 001, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, tiba-tiba ambruk saat cuaca cerah, Sabtu, 16 November 2024, pukul 08.30 WIB.

 

 

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono mengatakan, setelah anggota Pusdalops dan TRC BPBD Kabupaten Situbondo mendatangi lokasi kejadian, diketahui bahwa warga yang mengontrak rumah Badriyah Sufia, adalah Santi (44).

Baca Juga :  Buntut Video Cambuk Viral di KPPG Bogor, Badan Gizi Nasional Copot Jabatan Korwil Purwakarta

 

 

“Rumah kontrakan yang atapnya ambruk itu dihuni satu kepala keluarga, tiga jiwa,” kata Puriyono, dikonfirmasi setelah melakukan pengecekan dan membantu korban di lokasi kejadian bersama Tagana Dinsos Situbondo, anggota Polsek, Koramil, staf kantor kecamatan dan kelurahan setempat.

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto

 

Gotong royong, evakuasi genteng rumah kontrakan yang atapnya ambruk.

 

Pada saat kejadian, hanya korban Santi yang ada di dalam rumah tersebut. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah saat mendengar suara keras atap bagian tengah rumah yang dikontraknya ambruk. “Bangunan atap rumah itu ambruk ke sebelah barat samping rumah,” kata pria yang lekat dengan panggilan Ipung ini.

Baca Juga :  Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia

 

Penyebab, atap rumah tersebut ambruk diduga akibat kayu penopang atap yang sudah rapuh sehingga tidak kuat menahan beban atap yang terbuat dari genting.

 

 

“Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian tersebut. Kerugian ditaksir mencapai lima juta rupiah,” pungkasnya.(kim/kim)

Berita Terkait

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru