Waduh ! NGO Kirim Surat Ke WOM Finance Cabang Pasuruan, Ada Apa?

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

KOTA PASURUAN, Realitapublik.id – Gabungan Non Government Organisation (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat kirimi surat akan melakukan demonstrasi atau unjuk rasa (unras) ke Kantor WOM Finance Cabang Pasuruan yang beralamat di Jl. Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Senin (18/11/24)

Unras bakal dilakukan pada Kamis tersebut dilakukan karena gabungan NGO yakni Cakra Berdaulat dan LSM GERAH menganggap kebijakan WOM Finance cabang Pasuruan dalam mengeksekusi unit Avanza milik debitur PN asal Dusun Buntalan, Desa Kedawung Wetan, Kabupaten Pasuruan dirasa cacat hukum.

Mereka beranggapan bahwa saat debitur menandatangani Berita Acara Serah Terima Kendaraan (BSTK) dibawah tekanan dan tipu daya berkedok surat peryataan kesanggupan membayar keterlambatan angsuran agar tidak dibaca secara detail dengan cara menutupi separuh surat pernyataan yang ditandatangani PN dan suaminya.

Baca Juga :  Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor

“Debitur mengatakan pada saat di kantor WOM Finance ada salah satu staf kantor tersebut menggebrak-gebrak meja menakut-nakuti agar debitur bersedia menandatangani BASTK,” ujar Imam ketua Cakra Berdaulat.

Serah terima surat pemberitahuan Unras di kantor WOM Finance cabang Pasuruan

Ia menyayangkan atas sikap Ibad selaku internal dari WOM di sinyalir tidak mengedepankan SOP, etika serta bujuk rayu untuk menguasai unit mobil Avanza nopol N.1812.VT di duga melanggar ketentuan bujuk rayu atau Penipuan yang jelas diatur dalam Pasal 378 KUHP.

“Penipuan terjadi ketika seseorang dengan sengaja menggunakan tipu muslihat, atau rangkaian kebohongan untuk menggerakkan orang lain agar menyerahkan barang,” jelas Imam.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Keresahan Warga, Satpol PP Tubaba Tutup Sementara Karaoke Diva

PN selaku debitur yang menjadi korban menjelaskan. “Saat di WOM dan selepas saya serta suami tanda tangan di surat pernyataan yang ternyata BSTK. Saat itu pula mobil saya yang terparkir didepan kantor WOM raib. Saya tanyakan ke staf kantor bahwa mobil tersebut dalam penguasaan WOM karena saya wanprestasi,” papar PN.

M Abidin ketua LSM GERAH juga menyayangkan atas tindakan pihak WOM Finance Cabang Pasuruan diduga melanggar etika dan hak konsumen dengan tidak memberikan informasi lengkap terkait dokumen yang ditandatangani oleh debitur, termasuk berita acara serah terima kendaraan.

Baca Juga :  Polres Lumajang Intensifkan Pengecekan LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Menurutnya, ada indikasi bahwa konsumen dipaksa untuk menandatangani dokumen tanpa penjelasan rinci, meskipun telah menyatakan kesediaan untuk melunasi tunggakan.

“Perlakuan seperti ini mencoreng kepercayaan konsumen dan jelas melanggar hak mereka. Kami tidak akan tinggal diam menyaksikan ketidakadilan ini. Kita berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas.” tegasnya.

Surat pemberitahuan bakal ada unjuk rasa pada hari Kamis 21 November 2024 telah diterima pihak sekertaris WOM Finance cabang Pasuruan. Setelah menunggu jawaban dan dipastikan tidak ada titik temu dalam mediasi, gabungan NGO di waktu dekat ini bakal melakukan aksi demo besar-besaran.

Penulis : Chu

Editor : Red

Berita Terkait

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WIB

Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 21:10 WIB

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi

Berita Terbaru