Penanganan Dampak Banjir, Tim Transisi Situbondo Naik Kelas: Jangan Menunggu Cairnya Bantuan 

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, realitapublik.id – Kedatangan Tim Transisi Situbondo Naik Kelas di kediaman Plt Bupati Situbondo, Nyai Khoirani, di Besuki, disambut baik, Rabu (5/02/2025).

 

Kedatangannya ini dalam rangka melaksanakan tugas dari Bupati Situbondo terpilih Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio, untuk menanyakan komitmen Pemkab Situbondo dalam melakukan penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Situbondo.

 

Sebagai informasi, data sementara daerah banjir meliputi Kecamatan Mlandingan dengan total warga terdampak sebanyak 800 KK, di dua desa yakni Mlandingan Kulon dan Sumber pinang.

 

Sedangkan di Kecamatan Kendit, ada 500 KK terdampak, tepatnya di Dusun Karanganyar Timur dan Barat Desa Kendit.

 

Selain itu, ada 12 rumah di Dusun Tambak Ukir rusak berat dan 4 rumah rusak berat di Dusun Secangan. Kemudian untuk di Bungatan, Desa Selowogo sebanyak 480 KK terdampak dengan rumah rusak sebanyak 6 rumah.

Baca Juga :  Re-LUN Desak Penataan Total Manajemen dan Usut Transparansi Proyek di Internal PLN

 

Tim Transisi melalui Hari Budi Prasetya mengatakan, bahwa pihaknya sengaja datang ke kediaman Plt Bupati Situbondo untuk menanyakan komitmennya terkait bencana banjir yang melanda Situbondo.

 

“Hari ini, Rabu 5 Februari 2025, sengaja kami datang ke kediaman Bu Plt Bupati Situbondo untuk menanyakan komitmennya terkait bencana banjir yang melanda Situbondo sejak kemarin,” kata Hari Budi Prasetya, salah satu Kapten Tim Transisi yang hadir pada pertemuan tersebut.

 

Anggota Tim Transisi yang juga Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Situbondo ini menegaskan, bahwa kondisi banjir ini tidak bisa disikapi dengan santai, mengingat dampaknya yang sangat merugikan masyarakat. “Di situasi bencana ini, kita tidak bisa hanya menunggu. Harus ada langkah konkret yang bisa dilakukan segera untuk meminimalisir dampak lebih lanjut,” tegas Prasetya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Situbondo Junaidi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

 

Menurut Prasetya, dampak bencana banjir yang saat ini sudah dirasakan masyarakat harus segera mendapat penanganan tanpa harus harus menunggu cairnya anggaran.

 

“Kita harus berpikir lebih strategis soal banjir ini. Jika ada kendala anggaran, harus dicarikan solusinya. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan sesuai regulasi tanpa harus menunggu bantuan cair,” ujarnya.

 

Sementara itu, Nyai Khoirani menyampaikan terimakasih atas langkah aktif Tim Transisi tersebut. la mengatakan jika masih diperlukan, Tim Transisi dapat melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemkab Situbondo.

Baca Juga :  Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

 

“Saya sampaikan terimakasih kepada Tim Transisi sudah pro aktif. Saya pastikan pemkab terbuka untuk koordinasi dengan Tim Transisi ke depannya bila masih dibutuhkan,” ujar Nyai Khoirani.

 

Plt Bupati Situbondo menegaskan bahwa untuk saat ini Pemkab sudah membuka dapur umum dan pendataan korban.

 

“Sementara ini, kemarin sudah kita instruksikan ke sejumlah dinas untuk dibuatkan dapur umum di beberapa titik lokasi banjir. Alhamdulillah, hari ini sudah ada itu,” jelasnya.

 

Kata Nyai Khoirani, untuk bantuan lainnya tengah dilakukan pengusulan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

 

“Bantuan yang sifatnya lebih besar kita masih melakukan pengusulan bantuan ke Pemprov dan pusat,” ujarnya.(*)

Penulis : Red

Berita Terkait

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Berita ini 235 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru