Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN realitapublik.id – Aliansi Poros Tengah menyatakan dukungan terhadap upaya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat tata kelola perpajakan daerah di Kabupaten Pasuruan, khususnya melalui peningkatan pengawasan terhadap sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Selasa, (27/10/26).

Dukungan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar pengelolaan pajak daerah tidak berhenti pada rutinitas administratif, melainkan diwujudkan melalui pengawasan yang serius, pendataan yang akurat, serta langkah konkret untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bagi Aliansi Poros Tengah, sektor MBLB merupakan salah satu bidang yang perlu mendapat perhatian khusus. Aktivitas pertambangan dan pemanfaatan material harus diikuti dengan pengawasan kewajiban perpajakan yang terukur, sehingga setiap potensi penerimaan daerah dapat dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir

“Jangan sampai potensi PAD hanya menjadi angka di atas kertas. Pengawasan harus berjalan, data harus akurat, dan setiap kewajiban pajak wajib ditunaikan sesuai aturan. Daerah membutuhkan tata kelola perpajakan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian sikap yang ditekankan Aliansi Poros Tengah.

Aliansi Poros Tengah mendorong Bapenda melakukan evaluasi secara berkala terhadap basis data wajib pajak MBLB, kesesuaian pelaporan dengan aktivitas usaha, serta mekanisme pengawasan dan pemungutan pajak daerah.

Koordinasi dengan instansi terkait juga dinilai penting untuk memastikan data perizinan, aktivitas usaha, dan kewajiban perpajakan dapat diselaraskan sesuai kewenangan masing-masing.
Jangan hanya mengejar target, tetapi pastikan seluruh potensi penerimaan terpetakan.

Baca Juga :  Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Optimalisasi PAD bukan semata-mata persoalan meningkatkan angka pendapatan, melainkan juga memastikan tidak ada potensi penerimaan yang terabaikan akibat lemahnya pendataan, pengawasan, atau koordinasi.

Di sisi lain, Aliansi Poros Tengah menegaskan bahwa penguatan pengawasan bukan berarti menuduh adanya pelanggaran oleh pihak tertentu. Langkah tersebut merupakan bagian dari kontrol publik yang konstruktif agar tata kelola perpajakan daerah berjalan profesional, adil, dan sesuai regulasi.

Transparansi juga menjadi hal penting. Masyarakat berhak mengetahui arah kebijakan optimalisasi PAD, mekanisme pengawasan yang diterapkan, serta capaian penerimaan daerah melalui informasi yang dapat dipublikasikan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati

Aliansi Poros Tengah berharap Bapenda Kabupaten Pasuruan menjadikan sektor MBLB sebagai salah satu fokus evaluasi, dengan langkah terukur dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Pesannya tegas: potensi PAD harus dijaga, pengawasan harus diperkuat, dan setiap rupiah penerimaan daerah harus dikelola secara transparan serta akuntabel. Sebab, penerimaan daerah yang optimal merupakan salah satu instrumen penting untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kini, yang dibutuhkan bukan sekadar komitmen, melainkan konsistensi dalam pelaksanaan, evaluasi yang berkelanjutan, dan keterbukaan informasi mengenai hasilnya. ($)
​

Berita Terkait

Waduh !!! Dirut RSUD dr. R. Soedarsono Jabat Ketua Komite MTsN Kota Pasuruan?
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Gelar Sosialisasi PIPWB Ke-2 di Tiyuh Dayamurni, Putra Jaya Umar Tekankan Pentingnya Menjaga Pancasila
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waduh !!! Dirut RSUD dr. R. Soedarsono Jabat Ketua Komite MTsN Kota Pasuruan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Gelar Sosialisasi PIPWB Ke-2 di Tiyuh Dayamurni, Putra Jaya Umar Tekankan Pentingnya Menjaga Pancasila

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru

Berita

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:53 WIB