Diduga Praktik Pengangsuhan Pertalite Terjadi di SPBU 54.671.15 Bakalan Pasuruan 

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Pengangsuhan BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 54.671.15 Jalan Raya Bakalan, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, diduga terjadi karena lemahnya pengawasan dari aparat penegak hukum setempat. Kamis (22/5/25)

 

Modus operandi yang digunakan para pengangsu (penimbun) adalah pembelian BBM secara estafet atau berkala, kemudian disimpan di lokasi dekat SPBU untuk dijual kembali. Mereka menggunakan motor dengan tangki besar untuk mengisi BBM dalam jumlah besar, mencapai 12-15 liter per kendaraan.

 

 

Dokumentasi yang menunjukkan pengendara motor dengan tangki terbuka dan modifikasi ringan memperkuat dugaan bahwa pengisian BBM dilakukan secara berulang-ulang untuk kepentingan penimbunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait distribusi BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran, sehingga berpotensi memperburuk kemacetan dan pencemaran lingkungan, perlunya dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dugaan ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga :  Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

 

Upaya konfirmasi ke pihak SPBU 54.671.15 menemui kesulitan karena kantor dalam keadaan kosong dan tidak ada pejabat yang bertanggung jawab di tempat. Petugas lapangan menyebutkan bahwa pihak yang berwenang sedang tidak ada di lokasi. Kurangnya transparansi dan komunikasi dari pihak SPBU menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang bagaimana praktik pengisian BBM di lokasi tersebut dikelola dan diawasi. Belum adanya keterangan resmi dari pengelola SPBU menambah ketidakjelasan situasi ini.

Baca Juga :  Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

 

“Tidak ada, pengawas atau yang berwenang tidak ada, sudah pulang,” ucapnya kepada awakmedia sambil berpaling.

 

Hal ini, pihak SPBU dan para pengangsu telah melanggar regulasi yang telah diatur dalam:

 

– Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014: Melarang SPBU menjual Premium dan Solar kepada konsumen menggunakan jeriken dan drum untuk dijual kembali.

– Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2012: Mengatur harga jual eceran BBM bersubsidi dan melarang SPBU melayani konsumen menggunakan jeriken, kendaraan yang telah dimodifikasi, serta menjual BBM ke industri rumahan atau pabrik.

Baca Juga :  AMKI Indramayu Desak APH Usut Dugaan Korupsi Proyek Jembatan di Dongkal

– Undang-Undang No. 22 Tahun 2001: Melarang konsumen membeli BBM bersubsidi untuk dijual kembali, dengan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.

 

Warga sekitar berharap pihak Pertamina dan aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan praktik curang ini. BBM bersubsidi seharusnya digunakan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan untuk kepentingan bisnis ilegal. Dengan demikian, diharapkan penyaluran BBM bersubsidi dapat lebih tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Penulis : Tim

Editor : Chu

Berita Terkait

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Berita ini 1,599 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Berita Terbaru