Mantan Wakapolri Mengundang Aksi Massa Di Kota Pasuruan Usai Adanya Pernyataan Kontroversial  

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan Kota, RealitaPublik – Aliansi Masyarakat Kota Pasuruan (AMKP) menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Polres Pasuruan Kota dengan jumlah massa 32 orang. Rabu (20/3/2024). Siang

Mereka menyuarakan pertanyaan atas netralitas Polri terkait adanya berita di medsos tentang indikasi keterlibatan aparat Kepolisian yang bisa membuka akses sirekap KPU dan merubah formulir C1 hasil pemungutan suara di masing-masing TPS.

Dalam aksinya, pengunjukrasa mempertanyakan aparat Kepolisian yang bisa membuka akses Sirekap dan merubah Formulir C1, sehingga timbul persepsi ketidaknetralan Polri dalam pesta Demokasi kali ini.

Pada kesempatannya, Ketua Aliansi Masyarakat Kota Pasuruan yaitu Ayik Suhaya menyampaikan langsung pada pokok inti kejelasan terkait adanya isu-isu netralitas POLRI di media sosial dan mempertanyakan aparat Kepolisian bisa membuka akses Sirekap dan merubah formulir C1 serta bukti pengakuan mantan Wakapolri soal Polres terlibat kecurangan Pilpres 2024 bahwa Polres bisa mengakses sirekap.

Baca Juga :  Operasi Tumpas Narkoba 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 27 Tersangka dan Sita 1 Kilogram Sabu
Foto istimewa: saat diskusi di ruangan Polres Pasuruan Kota

Menjawab penyampaian AMKP Kapolres Pasuruan Kota AKBP Makung Ismoyo Jati, S.I.K., M.I.K melalui Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., menyampaikan, bahwasanya apa yang di gariskan dari satuan paling atas bahwa POLRI netral tidak ikut dalam demokrasi dan tugas kami hanyalah melakukan pengamanan pengawalan melalui dari proses kampanye, pendistribusian logistik serta pengamanan pemilu agar agenda tahapan pemilu berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

“Kami selalu mengikuti apa yang di sampaikan bapak Kapolri dan mentaati undangan undang bahwa kami Polri netral tidak ada mengubah maupun mengisi C1 dan kami murni melaksanakan pengamanan dan pengawalan saja”. Jelas Wakapolres.

Menerima jawaban dari Wakapolres Pasuruan Kota, Aliansi Masyarakat Kota Pasuruan merasa lega dan mendukung Netralitas TNI Polri dalam mengawal tahapan Pemilu berjalan dengan baik.

“Terimakasih banyak komandan akan kami sampaikan kepada masyarakat khususnya Kota dan Kabupaten Pasuruan terkait isu- isu netralitas POLRI dan mohon maaf mengganggu karena ini penting di sampaikan menjadikan kepentingan demokrasi kita semua khususnya warga Kota dan Kabupaten Pasuruan.” Jelas Ayi Suhaya.

Baca Juga :  Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Penyampaian pendapat kelompok tersebut merupakan bukti kepercayaan yang tinggi kepada institusi Kepolisian dan mereka tidak serta-merta mempercayai pemberitaan yang menyudutkan institusi yang telah mereka kenal mengawal Demokrasi Indonesia selama itu dan tidak ada cacat sebelumnya.

Aksi unjuk rasa tersebut berakhir dengan damai dan mereka menerima penjelasan Polres Pasuruan Kota yang diwakili oleh Wakapolres dengan pernyataan tegas menjunjung tinggi Netralitas Polri pada Pemilu 2024.(Sony)

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Berita Terbaru