Banyaknya Keluhan Terhadap UKM Dan IKM Pasuruan, Kini HIAS Undang Pakar Haki Untuk Memberi Wawasan

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, RealitaPublik – Giat Kopdar Asosiasi Asurban di gelar di Taman Hijrah, Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan acara kopdar untuk memberi wawasan UMKM di wilaya Pasuruan dan menjalin silaturahmi agar sesama UMKM Pasuruan saling mengerti dunia bisnis. Rabu, (31/07/2024).

Acara dibuka dengan iringan lagu Indonesia Raya dan Mars UMKM, yang menciptakan suasana semangat dan kebersamaan di antara peserta.

Sambutan pertama disampaikan oleh Mas Yani, Ketua Asosiasi Asurban, yang mewakili seluruh anggota asosiasi. Dalam sambutannya, Mas Yani mengungkapkan rasa terima kasih kepada Haji Musta’in selaku Owner Taman Hijrah atas waktu dan tempat yang telah disediakan untuk acara ini.

Di sisi kanan acara, tampak hadir Ibu Diana dari Disperindag, Pak Ridwan selaku Ketua Himpunan Asosiasi IKM dan UKM Kabupaten Pasuruan (HIAS), serta Pak Agus, Pimpinan UMKM dan Asosiasi Asurban yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :  Surabaya Siaga Macet, Ribuan Truk Bakal Kepung Kota 29-30 April 2026

Kehadiran para narasumber ini semakin memperkaya acara dengan berbagai perspektif dan informasi yang bermanfaat. Salah satu narasumber, DR. Ronny Winarno, S.H., M.Hum., Pakar HKI dari FH UNMER Pasuruan, turut memberikan pencerahan dalam acara ini.

Sambutan kedua disampaikan oleh Haji Musta’in sebagai Pembina Asosiasi Asurban dan sebagai tuan rumah acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran semua peserta dan menjelaskan peran Taman Hijrah dalam mendukung perkembangan UMKM di kawasan ini.

Baca Juga :  Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Selanjutnya, Pak Ridwan dari HIAS memberikan sambutan yang ketiga. Beliau menjelaskan berbagai program yang sedang berjalan untuk mendukung UMKM dan IKM di Kabupaten Pasuruan. Pak Ridwan menekankan pentingnya silaturahmi di antara anggota serta peran HIAS dalam memfasilitasi pembelajaran dan berbagi pengetahuan, termasuk donasi untuk kas Asosiasi Asurban dan HIAS. Beliau berharap agar seluruh anggota semakin kompak dan solid di masa depan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Diana dari Disperindag, yang mewakili seluruh UKM dan Himpunan Asosiasi IKM Kabupaten Pasuruan. Ibu Diana mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 10 ribu anggota UKM di Pasuruan.

Beliau menekankan pentingnya kerukunan dan sinergi antar anggota organisasi HIAS dan UKM Asosiasi Asurban. Ibu Diana juga mempromosikan Rest Area Masjid Chengho Dipandaan sebagai fasilitas yang dapat menampung produk oleh-oleh dari anggota dan membantu meningkatkan hasil produksi.

Baca Juga :  Tabrak SEMA No. 4/2010: Oknum Satreskoba Polres Malang Diduga "Jual" Rehabilitasi Senilai Rp105 Juta

Pak Agus, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, memberikan sambutan luar biasa dengan menguraikan sistem organisasi UKM dan IKM yang efektif.

Mereka memberikan motivasi kepada para peserta untuk memperbaiki komunikasi antar anggota, dekat dengan pemerintah desa dan dinas terkait, serta menghindari masalah hukum melalui komunikasi dan legalitas yang baik.

Acara ditutup dengan doa oleh Mas Ridho dan pemberian cinderamata berupa souvenir dari Asurban sebagai bentuk apresiasi kepada semua Mentor dan narasumber.(*)

Penulis : Red

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Ketua LSM TRINUSA Tubaba Ajak Semua Elemen Jaga Kedaulatan Jurnalis
Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan
Polres PALI Ringkus IRT Pengedar Ekstasi, 30 Butir Pil Berbagai Logo Disita
Gubernur Ahmad Luthfi Temui Massa May Day di Semarang, Klaim Investasi Jateng Aman
Berharap Tak Ada “Kedzaliman”, Pedagang Pasar Sorogenen Gelar Istighosah
Gelar Reses bersama Masyarakat Grati, Misbakhun: Subsidi Jadi “Tameng” Rakyat Hadapi Kenaikan Harga Global
Pupuk Subsidi “Disekap” Aturan, Petani Bungatan Menjerit: “Kaule Tak Bisa Ngobengi Puthok”
Pemkab Tubaba dan Kodim 0412/LU Siap Wujudkan Pembangunan Markas Batalyon Teritorial TNI AD‎
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:56 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Ketua LSM TRINUSA Tubaba Ajak Semua Elemen Jaga Kedaulatan Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:31 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:38 WIB

Polres PALI Ringkus IRT Pengedar Ekstasi, 30 Butir Pil Berbagai Logo Disita

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:54 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Temui Massa May Day di Semarang, Klaim Investasi Jateng Aman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:20 WIB

Berharap Tak Ada “Kedzaliman”, Pedagang Pasar Sorogenen Gelar Istighosah

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WIB

Gelar Reses bersama Masyarakat Grati, Misbakhun: Subsidi Jadi “Tameng” Rakyat Hadapi Kenaikan Harga Global

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:14 WIB

Pupuk Subsidi “Disekap” Aturan, Petani Bungatan Menjerit: “Kaule Tak Bisa Ngobengi Puthok”

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:06 WIB

Pemkab Tubaba dan Kodim 0412/LU Siap Wujudkan Pembangunan Markas Batalyon Teritorial TNI AD‎

Berita Terbaru