Kegiatan Family Gathering Ke Jatim Park 3 Oleh PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1 Berlangsung Meriah

- Jurnalis

Senin, 5 Agustus 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, RealitaPublik – Perusahaan di bidang minuman , PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1 (Mayora Group) menyelenggarakan giat Family Gathering agar memper erat persaudaraan dan kekeluargaan antara karyawan dengan Manger. Kali ini, acara dilaksanakan di Jatim Park 3, Malang, Sabtu (03/08/2024).

Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1, Antoko menyebut kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar karyawan dan sanak keluarga. Selain itu, Family Gathering ini juga diharapkan menjadi ajang pertukaran informasi untuk menunjang kinerja perusahaan.

Baca Juga :  Guru SMK di Besuki Situbondo Dianiaya Siswa Saat Jam Pelajaran, Korban Alami Luka Lebam

“Lebih mengapresiasi dan mendekatkan antar keluarga serta memberikan informasi bagaimana kondisi perusahaan. Supaya karyawan dan keluarganya tahu bahwa perusahaan seperti apa kondisinya dan meminta dukungan agar ke depan perusahaan akan lebih baik lagi,” ungkap Antoko selaku Factory Manager.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, SDN Pasireurih 04 Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran

Menurut dia, keluarga memiliki peran penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Katanya, dukungan keluarga memberi dampak yang luar biasa kepada tiap karyawan sehingga performa mereka selama bekerja menjadi maksimal.

“Selain untuk saling mendekatkan diri juga, kita ingin menghargai keluarga.  Keluarga kan orang-orang mensupport karyawan sehingga karyawan berkontribusi maksimal dan bisa memberikan performa terbaik bagi perusahaan,” imbuh dia.

Baca Juga :  Dugaan Oplosan LPG Berbuntut Panjang: Tak Terima Digerebek, Wahyu Laporkan Balik

Kegiatan di mulai dari jam 06:00 WIB sampai dengan 18:00 WIB gelar Family Gathering PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1 2024 diikuti sekitar 851 karyawan yang bekerja di PT TFJ Pasuruan Plant 1. Acara berjalan dengan seru dan lancar serta antusias antara karyawan dengan keluarga sangat baik dengan kegiatan ini. (*)

Penulis : Sony

Editor : Azril

Berita Terkait

Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila
Polemik Penyaluran MBG di Desa Surakarta: Warga Keluhkan Larangan Pengambilan yang Diwakilkan
Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat, Perkuat Kesiapsiagaan Personel
Hilang 12 Hari di TN Baluran, Penggembala Sapi Ditemukan Meninggal Dunia
Ujung Tombak di Keluarga: Wali Kota Aaf Dorong Kader PKK Pekalongan Jadi Garda Terdepan Gempur Rokok Ilegal
Lagi dan lagi Sat Narkoba Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan
Dugaan Oplosan LPG Berbuntut Panjang: Tak Terima Digerebek, Wahyu Laporkan Balik
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:01 WIB

Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila

Jumat, 17 April 2026 - 12:10 WIB

Polemik Penyaluran MBG di Desa Surakarta: Warga Keluhkan Larangan Pengambilan yang Diwakilkan

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

Jumat, 17 April 2026 - 08:57 WIB

Hilang 12 Hari di TN Baluran, Penggembala Sapi Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 18:55 WIB

Lagi dan lagi Sat Narkoba Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan

Kamis, 16 April 2026 - 16:12 WIB

Dugaan Oplosan LPG Berbuntut Panjang: Tak Terima Digerebek, Wahyu Laporkan Balik

Kamis, 16 April 2026 - 14:53 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 09:02 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar

Berita Terbaru