KABUPATEN BOJONEGORO realitapublik.id – Kedatangan tim Badan Penelitian Aset Negara – Aliansi Indonesia (BPAN-AI) Jatim menuai kekecewaan dengan menghilangnya petugas bagian depan kantor Dinas Permukiman, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro. Jumat (7/2/25)
M Hunain selaku Kabid penelitian bersama Yunita Masayu selaku Kabid hukum dan 2 tim BPAN-AI Jatim ada perihal penting guna menemui kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (DPKP) dan Cipta Karya.
Menurut Yunita, dengan tidak adanya resepsionis yang merupakan sebagai peran penting bagian depan dan bertanggung jawab untuk melayani tamu dinilai buruknya terhadap pelayanan publik.
“Petugas depan berperan penting tidak ada, bagaimana bisa menyampaikan ataupun berkirim surat. Pelayanan dan kedisiplinan di Dinas ini amburadul ,” kesalnya.
Dimana, diatur dalam ketentuan DPKP Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro. Hari Jumat pada 7:30-16:00 WIB. Namun, saat menanyakan hal ini kepada salah satu pegawai yang melintas mengatakan mungkin sedang istirahat, sedangkan belum waktunya istirahat.

M Hunain juga mengatakan, kedatangannya selama 2 hari ke kantor dinas dengan hasil yang sia-sia. “Kita kemarin sudah kesini tidak bisa bertemu, hari ini kita datang lagi pada pukul 10.30 WIB petugas penerima tamu kosong hingga kita menunggu Sampai pukul 11:40 WIB menjelang sholat Jumat kita tinggalkan, setelah sholat kita kembali masih saja tetap kosong,” paparnya.
Upaya menghubungi Tito selaku Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Cipta Karya melalui pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan respon.
DPD BPAN-AI Jatim berharap, Bupati Bojonegoro dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai dinas agar lebih profesional dan disiplin. Dan jika diperlukan, lakukan perombakan terhadap pegawai yang tidak bertanggung jawab.
Penulis : Chu
Editor : Red







