Situbondo, realitapublik.id – Penemuan bahan peledak jenis granat tangan menggegerkan warga Dusun Sumberanyar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Granat ini pertama kali ditemukan oleh Aryono, warga desa setempat.
Kapolsek Jatibanteng, Iptu Agus Nurahmadi, SH , membenarkan penemuan granat tangan oleh warga di desa tersebut.
“Ya, benar, granat tangan berbentuk bulat lonjong sudah berkarat sebanyak satu buah itu ditemukan warga di pekarangan sebelah rumahnya pada Jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 08.00 WIB,” ujarnya.
Menurut keterangan warga yang menemukan granat, ketika menemukan barang tersebut awalnya dikira barang antik. Selanjutnya barang tersebut dia bersihkan lalu disimpan di dalam rumahnya.
Setelah itu, Aryono memberitahukan kepada salah satu warga setempat atas nama Suwalis bahwa dirinya telah menemukan barang tersebut.
Mengetahui barang tersebut adalah bom, kemudian Suwalis menyampaikan kepada Aryono untuk segera melaporkan ke pihak Kepolisian atau Koramil.
Kemudian, Aryono pun melaporkan bom yang ditemukannya kepada Polsek Jatibanteng pada Sabtu, 1 Maret 2025 sekitar pukul 20.45 WIB.
Setelah menerima laporan, Personil Polsek Jatibanteng dan Personil Koramil 0823/14 Jatibanteng langsung menuju lokasi penemuan bahan peledak jenis granat di Dusun Sumberanyar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng.
“Setelah tiba di lokasi untuk mengumpulkan keterangan, kami langsung melakukan pemasangan garis polisi di sekitar lokasi penemuan bahan peledak jenis granat tangan itu,” ujar Kapolsek Jatibanteng.

Dia mengungkapkan, granat tangan dalam kondisi karatan tersebut sudah tidak aktif. “Sambil menunggu perintah dari Polres Situbondo, granat itu sekarang ditempatkan di mapolsek dan direndam dalam air sebagai langkah antisipasi,” tegas Kapolsek.
Kapolsek mengimbau kepada warga untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas. “Segera laporkan ke pihak berwenang jika menemukan benda mencurigakan serupa,” pungkasnya.(*)
Penulis : Abdul Hakim






