Bantengan Meriahkan Penutupan “Uri-uri Budoyo” di Pohjentrek, Ayik Suhaya Turut Nyawer

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu aktivis turut meriahkan saat penampilan seni tradisional Bantengan di malam penutupan kegiatan pelestarian budaya bertajuk

i

Salah satu aktivis turut meriahkan saat penampilan seni tradisional Bantengan di malam penutupan kegiatan pelestarian budaya bertajuk "Uri-uri Bedoyo" di Desa Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jatim. (Foto:Koko/realitapublik.id)

PASURUAN realitapublik.id – Acara penutupan kegiatan pelestarian budaya bertajuk “Uri-uri Budoyo” yang digelar di lapangan Bong Mancilan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, berlangsung meriah. Saptu (31/05/25)

 

Pertunjukan seni tradisional Bantengan menjadi daya tarik utama sekaligus penutup puncak rangkaian kegiatan budaya yang telah digelar 10 hari sebelumnya.

 

Ratusan warga tumpah ruah di lapangan desa untuk menyaksikan pertunjukan tersebut. Suasana kebersamaan dan semangat melestarikan budaya terasa kuat sepanjang malam.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan Rusak Utama

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Asisten I Kota Pasuruan Zanuar, Lurah Pohjentrek Lailul Machnuna, Wakil Gubernur LIRA Ayik Suhaya, serta perwakilan Polsek Purworejo Aiptu Dedy. Kehadiran para aktivis dari berbagai LSM juga memperkuat dukungan terhadap upaya pelestarian budaya lokal.

Ayik Suhaya bersama para punggawa lembaga lain dan Babinkamtibmas, perwakilan Dinas serta Lurah Pohjentrek saat menikmati hiburan bantengan

Dalam sambutannya, Ayik Suhaya menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya budaya sebagai jati diri bangsa:

Baca Juga :  Wakapolres Lampung Utara Kumpulkan Kanit Propam Bahas Narkoba

 

“Jati diri bangsa kita ini adalah budaya kesenian. Apabila masyarakat Indonesia, khususnya Mancilan, Kota Pasuruan, cinta budaya dan cinta ‘Jas Merah’, maka itu harus melekat kuat. Karena ‘Jas Merah’ itu artinya jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Bangsa Indonesia, termasuk Mancilan, Kota Pasuruan, merdeka berkat perjuangan nenek moyang kita, para pejuang bangsa.” – tegas Ayik Suhaya.

Salah satu momen menarik adalah saat Ayik Suhaya turut “nyawer” para penampil Bantengan, sebagai bentuk penghargaan kepada seniman tradisional. Aksi tersebut disambut riuh tepuk tangan dari para penonton.

Baca Juga :  Sinergi Lintas Sektor Mlandingan Siapkan Strategi Pengamanan Pilkades PAW

 

Pertunjukan Bantengan malam itu tak hanya menjadi hiburan rakyat, tapi juga sarana edukasi budaya serta pemantik semangat nasionalisme. Kegiatan “Nguri-uri Budoyo” diharapkan dapat menjadi agenda tahunan untuk terus membangkitkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan warisan budaya lokal yang mulai tergerus zaman.

Penulis : Koko

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026
Ribuan Warga Sebani Tumpah Ruah Semarakkan Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H
Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana
Menantang Hukum di Balik Secangkir Kopi: Investigasi Warung Nakal Penjual Tramadol di Ciomas Bogor
Semarak HUT Ke-80, Pemkab Lampung Utara Gelar Parade Mighul dan Pawai Budaya
KBLI 2025 Berlaku Mulai 18 Juni 2026, DPMPTSP Jateng Imbau Pelaku Usaha Segera Sesuaikan Dokumen Perizinan
Wali Kota Pekalongan Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Unggul dalam Pengelolaan Kesehatan Publik
Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Ribuan Warga Sebani Tumpah Ruah Semarakkan Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana

Senin, 15 Juni 2026 - 17:56 WIB

Menantang Hukum di Balik Secangkir Kopi: Investigasi Warung Nakal Penjual Tramadol di Ciomas Bogor

Senin, 15 Juni 2026 - 09:09 WIB

KBLI 2025 Berlaku Mulai 18 Juni 2026, DPMPTSP Jateng Imbau Pelaku Usaha Segera Sesuaikan Dokumen Perizinan

Senin, 15 Juni 2026 - 08:36 WIB

Wali Kota Pekalongan Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Unggul dalam Pengelolaan Kesehatan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:00 WIB

Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026, Bupati Mas Rio: Bohong dalam Sensus dan Riset Itu Dosa Besar!

Berita Terbaru