LPK-BARATA Kecewa, Dirut RSUD Soedarsono Diduga Menghindar dari Audiensi Soal Pelayanan

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPK-BARATA meluapkan kekecewan didepan RSUD Soedarsono (foto: Chu realitapublik.id)

i

LPK-BARATA meluapkan kekecewan didepan RSUD Soedarsono (foto: Chu realitapublik.id)

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Lembaga Perlindungan Konsumen Barisan Rakyat Jelata (LPK-BARATA) Pasuruan menggelar audiensi ke RSUD dr. R. Soedarsono pada Senin pagi (25/8) untuk menindaklanjuti surat yang mereka layangkan. Audiensi ini bertujuan membahas buruknya pelayanan di rumah sakit tersebut.

 

Namun, kedatangan para anggota LPK-BARATA berujung kekecewaan. Direktur Utama (Dirut) RSUD Soedarsono, Burhan, tidak berada di tempat. Menurut Ketua LPK-BARATA, Irfan, ketidakhadiran Dirut itu dinilai sebagai upaya menghindari tanggung jawab.

 

“Saat kami datang, tidak ada satu pun yang menemui kami, hanya staf yang bilang ada rapat paripurna di DPRD Kota Pasuruan,” ujar Irfan.

Baca Juga :  Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

 

Namun, Irfan merasa curiga dan langsung mengecek kebenaran informasi tersebut. Ia menemukan bahwa rapat paripurna yang dimaksud membahas Banpol dan JLU, bukan urusan rumah sakit.

 

“RSUD Soedarsono tidak kooperatif terhadap kami, padahal yang akan kami bahas terkait pelayanan konsumen,” lanjut Irfan. “Manajemennya saja sudah seperti ini, bagaimana lagi yang di bawah? Ada apa dan kenapa?”

 

Menurut Irfan, alasan rapat paripurna itu tidak masuk akal. Jika memang ada undangan, seharusnya hanya satu perwakilan yang hadir. Ia menduga pihak RSUD sengaja mencari-cari alasan untuk mengulur waktu.

Baca Juga :  Perkokoh Sinergi Pelayanan, Pemkab Tubaba Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Camat Pagar Dewa

 

Tindakan RSUD Soedarsono ini membuat anggota LPK-BARATA geram. Apalagi, mereka juga mendapat banyak pengaduan dari keluarga pasien tentang keluhan pelayanan, yang sejalan dengan banyaknya komentar negatif di media sosial mengenai rumah sakit tersebut.

 

“Saya selaku lembaga merasa sangat kecewa dengan kinerja manajemen. Ada apa, kenapa tidak mau menemui kami?! Apa yang kalian tutup-tutupi?” geram Irfan.

 

Menanggapi hal ini, LPK-BARATA sepakat untuk mengirimkan surat somasi ke Komisi 1 DPRD Kota Pasuruan. Mereka menuntut agar manajemen rumah sakit dipanggil untuk mengadakan rapat dengar pendapat (hearing) dan dimintai pertanggungjawaban.

Baca Juga :  RSUD Grati Gelar Skrining Kanker Payudara Gratis, Manfaatkan Teknologi 3D ABUS

 

Badrus, salah satu anggota LPK-BARATA, juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelayanan medis, termasuk integritas dokter. “Jam 9 sampai jam 10 pagi dokter belum hadir. Perlu dibuatkan surat integritas atau bahkan pemecatan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa mereka akan membuat surat tembusan ke berbagai pihak. “Surat ini harus benar-benar matang dengan kajian hukum, sehingga benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Penulis : Chu

Editor : Red

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 316 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru