Kapolrestabes Surabaya Beri Penghargaan Kapolsek Wonokromo dan Toga Tomas

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, realitapublik.id – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memberikan penghargaan kepada Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy R, bersama tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) yang telah berperan besar menjaga keamanan Mapolsek Wonokromo saat terjadinya aksi kerusuhan beberapa waktu lalu.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Luthfi menekankan bahwa keberhasilan menjaga situasi kondusif tidak terlepas dari kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa atas bantuan toga dan tomas di wilayah hukum Polsek Wonokromo yang telah melaksanakan pengamanan saat itu,” tutur Kombes Pol Luthfi, pada Minggu (7/9).

 

Menurutnya, partisipasi aktif para tokoh masyarakat menjadi bukti nyata bahwa keamanan bukan hanya tugas Polisi semata, melainkan tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Heboh ! Penemuan Emas di Sungai Comal Pemalang, Warga Luar Desa Ramai Berbondong-bondong Mendulang

 

Dalam sambutannya, Kombes Pol Luthfi juga menyampaikan bahwa apa yang terjadi di Wonokromo dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia.

 

Ia menegaskan, masyarakat Surabaya terbukti mampu bersatu untuk menjaga ketertiban, bahkan di tengah situasi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

 

“Surabaya ini kota perjuangan dan kejadian kemarin membuktikan, masyarakat tidak hanya jadi penonton, tetapi ikut serta menjaga keamanan. Itu luar biasa,” ungkapnya.

 

Kombes Pol Luthfi sempat mengaitkan fenomena ini dengan sebuah peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1964, yang melahirkan sistem panggilan darurat.

Baca Juga :  Riuh Benang di Sudut Alun-Alun Besuki: Cerita Pak Farid Bertahan di Antara Belasan Tukang Sol

 

Dari peristiwa tersebut, ia ingin menekankan bahwa kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah hal-hal buruk terjadi.

 

“Kalau di luar negeri ada kasus orang hanya menonton tanpa membantu, di Surabaya justru berbeda. Masyarakat turun tangan, menunjukkan kepedulian, dan inilah yang membuat situasi tetap aman,”tegas Kombes Luthfi.

 

Pemberian penghargaan ini bukan hanya simbol apresiasi, tetapi juga bentuk motivasi agar sinergi antara polisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terus terjaga.

 

“Harapan kami ke depan Surabaya semakin kokoh dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama,”pungkas Kombes Lutfhi.

 

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Wonokromo, Surabaya melindungi fasilitas umum yang ada di wilayahnya ketika akan dirusak oleh beberapa orang tidak dikenal, Minggu (30/8/25) dini hari.

Baca Juga :  Tingkatkan Daya Saing Pariwisata, PJPH dan PHRI Lampung Sinergi Percepat Sertifikasi Halal

 

Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy Renanta mengatakan, masyarakat telah spontanitas secara heroik membantu Polsek Wonokromo dalam upaya menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Surabaya.

 

“Warga Wonokromo telah membantu menjaga Mapolsek Wonokromo sejak Kamis 28/8/25 hingga saat ini,” kata Kompol Hegy.

 

Ia mengatakan Kantor Polsek Wonokromo Surabaya tercatat Enam kali akan diserang perusuh pada kerusuhan 8/25 kemarin.

 

Namun, berkat bantuan warga Wonokromo, Mapolsek Wonokromo berhasil diselamatkan dan tidak ada kerusakan sama sekali.

Penulis : Tim

Editor : Red

Berita Terkait

Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi
Bupati Pasuruan Buka Baksos RSUD Bangil, Sediakan Layanan Operasi Bibir Sumbing hingga Skrining ABUS dan BMD
Rifa’i (IIK) Raih Nomor Urut 1, Simbol satu: Menang Satu dulu Baru Dua 
Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep dan Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8
Baru Diresmikan, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Ditemukan Retak: Mutu Proyek Miliaran Rupiah Disorot
Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia
Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:44 WIB

Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi

Rabu, 16 September 2026 - 20:59 WIB

Bupati Pasuruan Buka Baksos RSUD Bangil, Sediakan Layanan Operasi Bibir Sumbing hingga Skrining ABUS dan BMD

Rabu, 16 September 2026 - 18:05 WIB

Rifa’i (IIK) Raih Nomor Urut 1, Simbol satu: Menang Satu dulu Baru Dua 

Rabu, 16 September 2026 - 15:33 WIB

Baru Diresmikan, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Ditemukan Retak: Mutu Proyek Miliaran Rupiah Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 13:37 WIB

Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Berita Terbaru