Tani Merdeka Diresmikan, Bupati PALI: Petani dan Nelayan Tulang Punggung Ekonomi

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI, realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar pengukuhan Tani Merdeka sekaligus penyerahan bantuan bagi kelompok tani dan nelayan di Pendopo Guest House, Selasa (16/9/2025). Acara tersebut dihadiri Bupati PALI Asgianto, ST, bersama jajaran pejabat daerah, di antaranya Asisten II, Staf Ahli bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa keberadaan kelompok tani dan nelayan memegang peran penting dalam menopang perekonomian daerah. “Pengukuhan KATANA dan pelantikan Tani Merdeka ini adalah bukti komitmen kami dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani dan nelayan di Kabupaten PALI,” ujarnya.

 

Asgianto menambahkan bahwa bantuan yang diserahkan pemerintah tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan dorongan nyata untuk memacu semangat para pelaku sektor pertanian dan perikanan. “Bantuan ini bukan hanya sebagai stimulan, tetapi juga sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan,” katanya.

Baca Juga :  Dengar Suara Ledakan, Warga Kalisari Bahu-Membahu Selamatkan Nenek Markati dari Kepungan Api

 

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani dan nelayan yang telah terorganisir. Pemerintah daerah menargetkan agar dukungan tersebut dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas peluang usaha, serta memperkuat daya saing produk lokal di pasar.

 

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan kelompok masyarakat. Menurut Asgianto, upaya bersama tersebut diperlukan demi mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi lokal. “Kami ingin kelompok tani dan nelayan di PALI lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Pimpinan DPR Berjanji Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Sebelum 15 Desember 2026

 

Selain memberikan bantuan, acara pengukuhan Tani Merdeka juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri bagi para petani dan nelayan. Pemerintah berkomitmen melanjutkan program-program pemberdayaan agar sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat PALI.

 

Dengan langkah ini, Pemkab PALI menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan potensi sumber daya alam daerah melalui pemberdayaan kelompok tani dan nelayan. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan yang merata sekaligus menjadikan Kabupaten PALI sebagai daerah yang tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Ahmad Jhoni, SP.,MM, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal. “Bantuan yang telah diserahkan jangan hanya dianggap sebagai hibah, tetapi harus menjadi modal awal untuk meningkatkan produksi pertanian dan perikanan di PALI,” kata Ahmad Joni.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pria Diamankan

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Dinas Pertanian akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan kepada kelompok tani agar program Tani Merdeka benar-benar memberikan dampak positif. “Kami tidak ingin program ini berhenti pada seremoni. Pendampingan akan terus dilakukan agar target peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan bisa tercapai,” tegasnya.

 

Ahmad Joni juga mengapresiasi komitmen Bupati PALI dalam memperhatikan sektor pertanian dan perikanan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten PALI.

 

“Jika petani kita maju, maka ekonomi daerah juga akan ikut tumbuh. Itu sebabnya kita harus bersama-sama mendukung program Tani Merdeka,” tutupnya.(*)

Penulis : Heri

Berita Terkait

Kunjungi Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Anggota DPRD Lampung Putra Jaya Umar Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan
Puluhan Jurnalis Resmi Polisikan Akun TikTok “Makmun Serba Guna” di Tulang Bawang
Terekam CCTV, Oknum Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Diduga Berselingkuh
Tepis Dakwaan Jaksa, Kubu Abdul Halim Minta Hakim Uji Alat Bukti di Persidangan
Darurat Kebakaran Hutan, BBKSDA Jatim Tutup Total Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang
Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:51 WIB

Kunjungi Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Anggota DPRD Lampung Putra Jaya Umar Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan

Selasa, 8 September 2026 - 13:39 WIB

Puluhan Jurnalis Resmi Polisikan Akun TikTok “Makmun Serba Guna” di Tulang Bawang

Selasa, 8 September 2026 - 09:56 WIB

Terekam CCTV, Oknum Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Diduga Berselingkuh

Senin, 7 September 2026 - 20:21 WIB

Tepis Dakwaan Jaksa, Kubu Abdul Halim Minta Hakim Uji Alat Bukti di Persidangan

Senin, 7 September 2026 - 20:07 WIB

Darurat Kebakaran Hutan, BBKSDA Jatim Tutup Total Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Berita Terbaru