Hujan Deras Picu Bencana Banjir dan Longsor Terjang Tiga Kampung di Jonggol, Satu Santri Luka-Luka

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

luapan Sungai Cipatujah mengikis tembok penahan tanah (foto: Lucy realitapublik.id)

i

luapan Sungai Cipatujah mengikis tembok penahan tanah (foto: Lucy realitapublik.id)

BOGOR realitapublik.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat sore (30/10/2025) menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor di tiga kampung sekaligus. Bencana ini tidak hanya merendam puluhan rumah warga, tetapi juga merusak dua pondok pesantren dan melukai seorang santri.

 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi memicu luapan Sungai Cipatujah, yang kemudian mengikis tembok penahan tanah (TPT) dan tebing di beberapa lokasi.

Baca Juga :  Ucapan Duka Mengalir atas Wafatnya KH Syukron Makmun, Media Realitapublik.id Turut Berbelasungkawa

 

Bencana terbagi di tiga titik di Desa Jonggol:

– Banjir: Melanda Kampung Pojok Salak RT 04 RW 08.

– Longsor: Terjadi di Kampung Karni RT 02 RW 04.

– Banjir dan Longsor: Terjadi serentak di Kampung Jeprah RT 01 RW 01.

Satu santri dari Ponpes Al-Fatiah, bernama Fatwahana (19), dilaporkan mengalami luka di kaki kiri dan segera mendapatkan perawatan di Puskesmas Jonggol. Selain itu, Musala Darhaj dan area Ponpes Al-Fatiah ikut terendam banjir.

Baca Juga :  Gudang Solar Ilegal di Krapyak Lor Digerebek, Polisi Sita Hampir 10 Ton BBM Subsidi

Ponpes lain, Al-Mutajam, juga terdampak dengan kerusakan serius pada TPT sepanjang 100 meter dan tinggi 8 meter yang berdiri kurang dari satu meter dari bibir sungai.

Longsor tebing setinggi 30 meter juga dilaporkan menutup akses jalan warga di Kampung Karni RT 02 RW 04.

 

Adam Hamdani menambahkan, hingga saat ini kerusakan pada TPT dan jembatan di lokasi bencana belum diperbaiki. Kondisi ini dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat jika terjadi hujan susulan.

Baca Juga :  Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

 

“Kerusakan belum diperbaiki, sehingga dikhawatirkan akan semakin berdampak pada warga sekitar. Kami memerlukan penanganan segera dari instansi terkait,” tuturnya.

 

BPBD Kabupaten Bogor mendesak instansi terkait untuk segera melakukan penanganan darurat guna meminimalisir risiko bencana lanjutan dan memulihkan akses warga yang terdampak.

Penulis : Lucy

Berita Terkait

Mengawal Ekonomi Berkeadilan, Aprohan Jadi Pemateri Seminar Nasional Gema Jurnalistik FEB Unila
Antisipasi Pemalsuan Status Perkawinan, Ribuan Blangko Nikah Dimusnahkan di Bandar Lampung
Gudang Solar Ilegal di Krapyak Lor Digerebek, Polisi Sita Hampir 10 Ton BBM Subsidi
Dugaan Penyadapan Pejabat Tinggi Negara: Polri Tetapkan 3 Tersangka
Menuntut Kepastian Hukum Satu Dekade, Sidang Praperadilan Kasus Mangkrak Lahan Bukir di PN Pasuruan Masuki Agenda Pembuktian
Di Balik Korupsi 10 Proyek PALI: KPAK Desak Jaksa Bongkar Aktor Intelektual
Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito
Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Mengawal Ekonomi Berkeadilan, Aprohan Jadi Pemateri Seminar Nasional Gema Jurnalistik FEB Unila

Rabu, 4 November 2026 - 14:58 WIB

Antisipasi Pemalsuan Status Perkawinan, Ribuan Blangko Nikah Dimusnahkan di Bandar Lampung

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIB

Gudang Solar Ilegal di Krapyak Lor Digerebek, Polisi Sita Hampir 10 Ton BBM Subsidi

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WIB

Dugaan Penyadapan Pejabat Tinggi Negara: Polri Tetapkan 3 Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 17:14 WIB

Menuntut Kepastian Hukum Satu Dekade, Sidang Praperadilan Kasus Mangkrak Lahan Bukir di PN Pasuruan Masuki Agenda Pembuktian

Selasa, 3 November 2026 - 13:36 WIB

Di Balik Korupsi 10 Proyek PALI: KPAK Desak Jaksa Bongkar Aktor Intelektual

Senin, 2 November 2026 - 14:22 WIB

Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito

Senin, 2 November 2026 - 12:33 WIB

Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK

Berita Terbaru