Dinas PUPR Tubaba Tanggapi Soal Proyek Lapen di Tiyuh Sumber Rejo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBABA realitapublik.id – Proyek jalan lapisan penetrasi (Lapen) di Tiyuh (Desa) Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, hingga saat ini masih menjadi pembicaraan publik dan sorotan berbagai pihak di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

 

Sorotan ini muncul setelah berita berjudul “Proyek Lapen ‘Kilat’ di Tiyuh Sumber Rejo Diduga Siluman, Rampung 2 Hari Tanpa Papan Informasi“, mencuat beberapa waktu lalu.

 

Perihal proyek tersebut mendapat tanggapan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat.

 

Kepala Dinas PUPR Tubaba, Iwan Mursalin melalui Sekdis Sandarsyah mengatakan, jika memang pihak rekanan mengabaikan pemasangan papan nama proyek, itu merupakan pelanggaran terhadap hak masyarakat untuk mengetahui asal-usul pembangunan, sebagaimana yang telah diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah.

 

“Papan nama itu hak masyarakat agar mereka tahu program ini dari mana, nilainya berapa, siapa pelaksananya, volumenya berapa, dan pelaksananya CV apa, sehingga tidak ada muncul dugaan proyek siluman,” kata Sandarsyah, Selasa, 23 Desember 2025.

Baca Juga :  Pangdam Kasuari Apresiasi Semangat Juang Kontingen Tenis yang Raih Prestasi

 

Terkait proyek lapen di Tiyuh Sumber Rejo, pihak Dinas PUPR dalam waktu dekat ini akan turun ke lokasi.

 

“Kami akan turun ke lapangan untuk meninjau dan memastikan terhadap proyek jalan lapen di tiyuh itu,” ujarnya.

 

Tak hanya itu yang disampaikan Sekretaris Dinas PUPR Tubaba. Ia juga menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan proyek di Kabupaten Tubaba, yakni:

 

Transparansi

Papan nama wajib mencantumkan Nama CV, Nilai Anggaran, Volume (Panjang/Lebar), dan Waktu Pengerjaan.

 

Kualitas

Menjaga kualitas bangunan sesuai standar agar tidak cepat rusak.

 

Akuntabilitas

Sekecil apa pun proyek yang menggunakan uang rakyat wajib diketahui oleh rakyat.

 

“Saya Sandarsyah mewakili Kadis PUPR agar hal-hal seperti ini tidak terulang setiap tahun. Jangan biarkan ada kesan proyek siluman atau proyek tak bertuan di Tubaba,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, dari hasil pantauan dan informasi terhimpun realitapublik.id, lokasi proyek jalan Lapen itu berada tidak jauh dengan Balai Tiyuh Sumber Rejo.

Baca Juga :  Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi di TBU 

 

Namun di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi yang terpasang, hingga memicu tudingan sebagai “proyek siluman” yang indikasinya untuk mengelabui monitoring publik.

 

Bahkan, proyek jalan Lapen yang dibangun membentuk rute “huruf U” (mulai dari samping balai tiyuh hingga area SMP) dengan estimasi panjang jalan diperkirakan mencapai 300 meter, telah rampung pengerjaannya hanya dalam waktu dua hari.

 

Namun, warga dan pengamat menilai ada yang tidak beres dengan metode pelaksanaannya. Pengerjaan proyek jalan Lapen ini, juga telah memantik reaksi keras dari Komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

 

“Pengerjaan proyek tanpa identitas jelas merupakan pelanggaran terhadap hak masyarakat untuk mengetahui asal-usul pembangunan yang dibiayai oleh uang negara,” kata Anggota Komisi III DPRD Tubaba, Edi Adwar.

 

Politisi Partai Demokrat ini menyayangkan perilaku rekanan atau kontraktor yang sering mengabaikan pemasangan papan nama proyek. Padahal, hal tersebut diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah.

Baca Juga :  Salon Rias Pengantin di Bugul Kidul Ludes Terbakar, Dua Ledakan Keras Gegerkan Warga Tapaan

 

“Papan nama itu hak masyarakat agar mereka tahu program ini dari mana, nilainya berapa, dan siapa pelaksananya. Kejadian di Tubaba ini, pihak rekanan tampaknya ‘malas’ memasang papan informasi, sehingga muncul dugaan proyek siluman dan informasi yang simpang siur di tengah warga,” kata Edi Adwar.

 

“Meskipun papan nama hilang, pihak rekanan wajib mengadakan kembali papan tersebut sebagai bentuk akuntabilitas selama masa pengerjaan berlangsung,” kata Edi Adwar menambahkan

 

Tidak hanya itu, Komisi III DPRD Tubaba juga menyoroti kejanggalan rute pengerjaan jalan yang berbentuk “huruf U” sepanjang kurang lebih 300 meter namun terputus di salah satu bagian. Ia mempertanyakan peran konsultan pengawas dalam memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi (spek) dan perencanaan awal.

 

“Fungsi konsultan itu mengawasi. Jika pengerjaan terpotong atau volumenya tidak sesuai, konsultan harus jeli melihat itu. Jangan sampai pembangunan dilakukan asal-asalan hanya untuk mengejar target waktu,” ujarnya.(*)

 

Jurnalis: Rodi Sandra

Editor : Red

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Pemkab Tubaba dan Kejari Gelar Penyuluhan Hukum bagi Aparatur Daerah
Gunakan Skema KPBU, Pemkab Batang Bakal Pasang 9.387 Titik Lampu Jalan Siaga Kriminalitas
Megaproyek Giant Sea Wall Pantura Bakal Melibatkan 5 Provinsi dan 25 Daerah
Cetak Aparatur Berkarakter, BPSDM Jatim dan Rindam V/Brawijaya Gelar Latsar CPNS 2026
Dana Desa Merosot, Balon Kades PAW Selomukti Abul Hasan Siapkan Solusi Strategis 
Sambut HJB ke-544, Kecamatan Tamansari Gelar Aksi Donor Darah Massal Siaga Bencana
Didampingi Wakil Bupati, Pelaku Penembakan ASN di Metro Serahkan Diri ke Polres Lampung Utara
Sasar 4 Poin SDGs, Dosen Manajemen UPN Veteran Jatim Dampingi Petani Jeruk Gadingkulom Dorong Kualitas Panen
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:05 WIB

Perkuat Sinergitas, Pemkab Tubaba dan Kejari Gelar Penyuluhan Hukum bagi Aparatur Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 16:19 WIB

Gunakan Skema KPBU, Pemkab Batang Bakal Pasang 9.387 Titik Lampu Jalan Siaga Kriminalitas

Senin, 25 Mei 2026 - 15:34 WIB

Megaproyek Giant Sea Wall Pantura Bakal Melibatkan 5 Provinsi dan 25 Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

Dana Desa Merosot, Balon Kades PAW Selomukti Abul Hasan Siapkan Solusi Strategis 

Senin, 25 Mei 2026 - 12:32 WIB

Sambut HJB ke-544, Kecamatan Tamansari Gelar Aksi Donor Darah Massal Siaga Bencana

Senin, 25 Mei 2026 - 05:56 WIB

Didampingi Wakil Bupati, Pelaku Penembakan ASN di Metro Serahkan Diri ke Polres Lampung Utara

Senin, 25 Mei 2026 - 05:47 WIB

Sasar 4 Poin SDGs, Dosen Manajemen UPN Veteran Jatim Dampingi Petani Jeruk Gadingkulom Dorong Kualitas Panen

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:08 WIB

Geger! Warga Situbondo Temukan Jasad Pria Asal Bondowoso Mengambang di Sungai Locancang

Berita Terbaru