Tiga Periode Terbengkalai, Bupati Rusdi Sutejo Komitmen Revitalisasi Pasar Gondang Legi yang “Remuk” Dimakan Usia

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rusdy Sutejo didampingi Ayo Suhaya bersama para pedagang pasar Gondanglegi (foto: Chu Realita Publik)

i

Bupati Rusdy Sutejo didampingi Ayo Suhaya bersama para pedagang pasar Gondanglegi (foto: Chu Realita Publik)

PASURUAN realitapublik.id — Harapan baru menyelimuti para pedagang di Pasar Gondang Legi, Desa Cangkring Malang, Kecamatan Beji. Setelah lebih dari sepuluh tahun dibiarkan kumuh dengan kondisi atap hampir ambruk dan bangunan yang “remuk”, pasar legendaris yang berdiri sejak zaman Belanda ini akhirnya mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah.

 

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, didampingi jajaran OPD, Plt Kadisperindag, Camat, hingga Kepala Desa, meninjau langsung kondisi pasar seluas 1.545 m² tersebut pada Selasa (6/1/2026) siang.

 

Dalam audiensi di lokasi, puluhan pedagang yang mayoritas ibu-ibu lansia menyampaikan curahan hati mereka kepada Bupati. Ketua Paguyuban Pasar Gondang Legi, Dudung Cahyono, mengungkapkan bahwa pasar ini merupakan saksi sejarah lintasan Banyuwangi-Surabaya yang kini nasibnya memprihatinkan.

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

 

“Selama ini belum ada itikad nyata dari pemerintah untuk membangun. Kami sangat mengharapkan kebijakan Bapak Bupati. Jika hujan deras, pasar lumpuh karena banjir setinggi lutut, terpaksa kami berjualan di bahu jalan demi menyambung hidup,” ujar salah satu pedagang, Anton, menimpali keluhan warga lainnya.

Kondisi stan pasar gondanglegi

Merespons tuntutan warga, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa revitalisasi eks-Pasar Gondang Legi akan menjadi prioritas yang dikaji secara mendalam. Langkah pertama yang diinstruksikan adalah pendataan pedagang secara transparan.

Baca Juga :  Ucapan Duka Mengalir atas Wafatnya KH Syukron Makmun, Media Realitapublik.id Turut Berbelasungkawa

 

“Saya ingin data riil anggota paguyuban, jangan dimanipulasi. Saya mohon kesabaran bapak-ibu untuk bertahan maksimal satu hingga satu setengah tahun ke depan. Saat mendesain nanti, perwakilan pedagang akan kita ajak diskusi agar pasar ini kembali ramai dan menjadi ikon di Gondang Legi,” tegas Bupati Rusdi.

 

Bupati menjanjikan bahwa tim teknis akan segera melakukan kajian agar fungsi pasar sebagai pusat ekonomi kerakyatan dapat dihidupkan kembali dengan fasilitas yang lebih layak dan modern tanpa meninggalkan sisi tradisionalnya.

Aktivis pejuang masyarakat kecil, Ayi Suhaya, S.H., Wagub LIRA Jatim menyatakan optimismenya terhadap kepemimpinan Rusdi Sutejo. Ia mengimbau warga untuk memegang janji Bupati sembari menunggu proses administrasi anggaran.

Baca Juga :  PORPROV Jateng 2026: Tim Karate Pekalongan Targetkan Borong Medali

 

“Kita perlu sabar menunggu proses di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026 sekitar Agustus-September, atau paling lambat masuk di RAPBD awal 2027. Ini patut kita kawal bersama jajaran OPD dan Kepala Desa sampai terwujud pasar yang bermanfaat secara keseluruhan,” papar Ayi Suhaya.

 

Sambil menunggu realisasi pembangunan, Ayi mengimbau paguyuban pedagang diminta untuk tetap menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban parkir agar tidak mengganggu lalu lintas di jalan raya strategis tersebut.

Penulis : Chu

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru