Jalan Gatot Subroto Mulai Diperbaiki, DPUPR Kota Pekalongan Prioritaskan Titik Kerusakan Terparah

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Kota Pekalongan realitapublik.id – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Salah satu ruas jalan yang saat ini menjadi prioritas penanganan adalah Jalan Gatot Subroto, khususnya pada segmen sebelah timur Pasar Banyurip hingga perbatasan Kabupaten Pekalongan.

 

Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, S.T., menjelaskan bahwa, secara umum kondisi jalan di wilayah Kota Pekalongan saat ini membutuhkan penanganan serius. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi, sekitar 80 persen ruas jalan kota mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam.

Baca Juga :  Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

 

“Upaya yang kami lakukan adalah percepatan perbaikan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi ruas-ruas jalan yang tingkat kerusakannya paling berat. Ruas dengan kerusakan parah inilah yang kami jadikan prioritas penanganan,” ujar Khaerudin saat ditemui di sela-sela monitoring perbaikan ruas Jalan Gatot Subroto, Banyurip, Kota Pekalongan, Selasa (3/2/2026) siang.

 

Ia menyebutkan, Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu ruas dengan tingkat kerusakan cukup parah, terutama pada segmen timur Pasar Banyurip sampai dengan perbatasan Kabupaten Pekalongan. Panjang ruas yang ditangani kurang lebih sekitar 130 meter.

 

“Sejak dua hari lalu kami sudah melakukan dropping material Lapis Pondasi Agregat (LPA). Selanjutnya alat berat telah diterjunkan dan pekerjaan perbaikan mulai dilaksanakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia

 

Menurutnya, proses perbaikan pada ruas tersebut diperkirakan membutuhkan waktu beberapa hari, mengingat panjang dan lebar jalan serta tingkat kerusakan yang cukup berat sehingga memerlukan penanganan secara bertahap.

Untuk perbaikan segmen timur Pasar Banyurip hingga perbatasan Kabupaten Pekalongan, DPUPR Kota Pekalongan mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk penanganan yang lebih menyeluruh, termasuk pelapisan aspal pada bagian jalan yang memungkinkan.

 

Sementara itu, untuk ruas lain di sepanjang Jalan Gatot Subroto serta Jalan Urip Sumoharjo, perbaikan dilakukan melalui anggaran pemeliharaan rutin yang tersedia. Penanganan difokuskan pada titik-titik kerusakan atau lubang jalan, tanpa pelapisan aspal secara keseluruhan.

Baca Juga :  Sertijab Kapolsek Tulang Bawang Tengah, Kapolres Tubaba Tekankan Komitmen Presisi

 

“Hal ini dilakukan karena keterbatasan anggaran pemeliharaan, sehingga pengelolaannya harus disesuaikan agar tetap mencukupi hingga akhir tahun anggaran,” tambah Khaerudin.

 

Pihaknya berharap, melalui penanganan secara bertahap dan terencana, kondisi jalan di Kota Pekalongan dapat semakin baik dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat.

 

” Kami juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung demi kelancaran dan keselamatan bersama,”pungkasnya.

Penulis : Wagiyono

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru