Satgas SABER Tubaba Pantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan di Pasar Panaragan Jaya

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Tulang Bawang Barat Realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Tim Satuan Tugas SABER (Sapu Bersih) melaksanakan kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Panaragan Jaya, Rabu (05/02/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H.

 

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan, serta mengantisipasi potensi pelanggaran terkait harga, keamanan, dan mutu pangan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Situbondo Junaidi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

 

Dalam kegiatan ini, Tim Satgas SABER melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah komoditas bahan pangan pokok dan strategis, di antaranya beras, minyak goreng, gula, cabai, bawang, telur, serta komoditas kebutuhan masyarakat lainnya.

 

Asisten II Eri Budi Santoso menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga serta kualitas bahan pangan. Selain melakukan pemantauan harga dan ketersediaan, tim juga berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk memperoleh informasi faktual mengenai kondisi pasar serta dinamika harga di lapangan.

Baca Juga :  Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

 

Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum ketersediaan bahan pangan di Pasar Panaragan Jaya terpantau dalam kondisi aman dan harga relatif stabil, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas tertentu. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat akan terus melakukan monitoring secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan serta melindungi masyarakat dari potensi praktik perdagangan yang merugikan.

Baca Juga :  Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengawasan terhadap peredaran bahan pangan di Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat semakin optimal, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.(*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru