LAMPUNG UTARA, Realitapublik.id — Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Demokrat, Yozi Rizal, kembali turun ke basis konstituennya dalam agenda Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) tahap kedua di bulan Februari. Kegiatan ini dipusatkan di dua titik lokasi, yakni Desa Sukoharjo dan Desa Bumiharja, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara, Sabtu sore (14/02/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga yang antusias mengikuti jalannya pembinaan. Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara, Wansori, yang bertindak sebagai pemateri ideologi.
Dalam sambutannya, Yozi Rizal yang mewakili Dapil 5 (Lampung Utara & Way Kanan) menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan fondasi hukum tertinggi di Indonesia.
“Pancasila adalah ideologi sekaligus falsafah hidup bangsa kita. Ia merupakan sumber dari segala sumber hukum. Masyarakat harus mengerti dan turut serta menjaga nilai-nilai ini agar persatuan tetap kokoh,” ujar Yozi Rizal di hadapan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda setempat.
Senada dengan hal tersebut, Wansori mengajak warga untuk tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi juga mempraktikkannya secara nyata.
“Penting bagi kita untuk memahami, menghayati, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Ini adalah benteng kita dalam menjaga kerukunan bangsa,” tegas Wansori.
Selain memberikan pembinaan ideologi, momen ini juga dimanfaatkan para wakil rakyat tersebut untuk menjaring aspirasi. Yozi Rizal mencatat berbagai keluhan warga, mulai dari masalah infrastruktur jalan hingga kualitas pelayanan publik dari tingkat desa hingga pusat.
“Segala aspirasi yang masuk akan kami catat dan perjuangkan. Kebetulan rekan-rekan dewan di kabupaten juga sedang masa reses, jadi kita sinergikan. Kita lihat wewenang pembangunannya ada di siapa, apakah kabupaten, provinsi, atau pusat, untuk kemudian kita dorong realisasinya,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung aman dan lancar ini dihadiri pula oleh Kades Sukoharjo, Abdul Rohim, dan Kades Bumiharja, Priyono, beserta jajaran aparatur desa. Pertemuan ditutup dengan doa bersama sebagai simbol rasa syukur atas kerukunan masyarakat di wilayah Abung Surakarta.
Penulis : Rody Sandra






