HPN 2026: Sam Tito Bareng Jurnalis Hijaukan Wendit dan Tebar 3 Ribu Benih Ikan Nila

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

MALANG, Realitapublik.id — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Malang Raya berlangsung semarak dengan aksi nyata penyelamatan lingkungan. Ketua KHYI dan GANN Malang Raya, KRA Dwi Indrotito Cahyono, SH, MM (Sam Tito), terjun langsung bersama jajaran media online melakukan penanaman pohon dan penebaran benih ikan di bantaran Sungai Wendit, Minggu pagi (15/02/2026).

 

Aksi lingkungan ini diikuti oleh perwakilan media seperti Tagar Indonesia, Pendopo Satu, Buser Jatim, Realita Publik, dan Media Siber Kompppak.

 

Kegiatan dimulai dengan penanaman bibit pohon beringin di area sumber, disusul penanaman 750 bibit pohon buah (Durian, Sirsak, Nangka, dan Kluwih) yang merupakan dukungan dari Perum Jasa Tirta (PJT) 1 dan Perum Perhutani Malang.

Baca Juga :  Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati

 

Tak hanya penghijauan, Sam Tito yang didampingi Kades Mangliawan M. Jai, Ketua Srikandi PP Kota Malang Kiky Titik Sundari, dan Ketua ProJo Kabupaten Malang, juga melepas 3.000 ekor benih ikan Nila bantuan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang ke aliran Sungai Wendit.

 

“Luar biasa komitmen teman-teman pers tahun ini. Ini tahun kedua setelah sebelumnya di Bedengan. Aksi menanam pohon adalah upaya konkret menyelamatkan sumber mata air untuk masa depan,” ujar Sam Tito yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Menyulap Desa demi Ribuan Tamu: Ketulusan Warga Bandar Abung Hidupkan Gotong Royong dan Ekonomi

 

Melihat potensi aliran sungai yang jernih, Sam Tito mendorong pemerintah dan stakeholder untuk menyulap bantaran Sungai Wendit menjadi spot wisata alam unggulan. Menurut pria yang berprofesi sebagai advokat ini, potensi susur sungai dan memancing bisa dipadukan dengan konsep wisata kuliner.

 

“Potensinya luar biasa, lokasinya dekat Kota Malang. Sangat cocok jika dibangun konsep warung atau cafe apung. Saat ini Pokdarwis Kampoeng Banyu sudah menyiapkan perahu wisata, ini awal yang bagus,” terangnya.

Baca Juga :  Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

 

Sam Tito menegaskan, pengembangan kawasan Wendit tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi antara PJT 1, Pemkab Malang, Perumda Tugu Tirta, hingga Perumda Tirta Kanjuruhan.

 

“Instansi-instansi ini punya kepentingan besar terhadap eksistensi Sumber Wendit. Maka dari itu, mereka harus care dan peduli untuk ikut serta mengembangkan potensi ini agar setara dengan Andeman Bon Pring atau Sumber Maron,” pungkasnya.

Penulis : Bil

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru