Tingkatkan Sanitasi Warga, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan Kebut Pembangunan MCK di Dusun Kili

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN, Realitapublik.id — Komitmen TNI dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa terus diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127. Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas Kodim 0819/Pasuruan saat ini adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang layak bagi warga Dusun Kili, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Minggu (22/02/2026).

 

Langkah nyata ini diambil untuk menjawab kebutuhan warga akan sarana sanitasi yang memenuhi standar kesehatan, guna menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih bersih dan sehat.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!

 

Pantauan di lapangan menunjukkan pengerjaan fasilitas MCK telah memasuki tahap awal, yakni penggalian tanah untuk sistem pembuangan dan fondasi yang kini telah mencapai kedalaman sekitar satu meter. Proses pengerjaan ini dilakukan secara bahu-membahu antara personel Satgas TMMD dan warga setempat.

 

Kopda Wahyu, salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan solusi bagi warga yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses sanitasi mandiri.

Baca Juga :  Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

 

“Tujuan utama kami adalah membantu masyarakat mendapatkan sarana sanitasi yang layak. Dengan MCK yang bersih, kesehatan lingkungan warga otomatis akan meningkat. Kami bekerja dengan penuh semangat bersama warga agar pembangunan ini segera tuntas,” ujar Kopda Wahyu.

 

Kehadiran fasilitas MCK ini diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi juga memicu perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah masyarakat Dusun Kili. Antusiasme warga yang tinggi dalam membantu TNI menjadi bukti kuatnya kemanunggalan yang terjalin selama program TMMD berlangsung.

Baca Juga :  Geger! Buruh Cabut Singkong Temukan Mayat Bayi Laki-Laki di Abung Timur

 

Warga berharap, dengan adanya fasilitas baru ini, mereka tidak lagi mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan dasar harian, serta anak-anak di lingkungan tersebut dapat tumbuh di lingkungan yang lebih higienis.

Penulis : Chu

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru