Jaga Kesehatan Warga Perbatasan, Satgas Yonif 763/SBA Gelar Pemeriksaan Door to Door di Aifat Utara

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Kokas melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis dengan metode door to door (rumah ke rumah)

i

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Kokas melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis dengan metode door to door (rumah ke rumah)

Mybrat, realitapublik.id – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Kokas terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan Papua. Kali ini, personel kesehatan Pos Kokas melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis dengan metode door to door (rumah ke rumah) di Distrik Aifat Utara, Kabupaten Maybrat, Senin (23/02/2026). Kegiatan jemput bola ini dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta warga yang mengalami keterbatasan fisik atau kendala transportasi untuk datang ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Buntut Video Cambuk Viral di KPPG Bogor, Badan Gizi Nasional Copot Jabatan Korwil Purwakarta

 

Dalam aksi tersebut, tim medis Pos Kokas melakukan pemeriksaan tekanan darah, pengecekan suhu tubuh, konsultasi kesehatan, hingga memberikan obat-obatan yang disesuaikan dengan keluhan warga setempat.

Baca Juga :  Viral di Medsos! Warga Sendang Sari Lampung Utara Evakuasi Buaya dari Sungai, Mulut dan Kaki Diikat

 

Danpos Kokas, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah perbatasan yang memiliki akses terbatas ke layanan medis. Dengan sistem door to door, diharapkan seluruh warga dapat terlayani tanpa terkendala jarak.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap sehat dan mendapatkan pelayanan yang layak. Kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

 

Masyarakat Distrik Aifat Utara, khususnya Kampung Kokas, menyambut baik dan sangat mengapresiasi inisiatif ini. Warga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh personel Satgas Yonif 763/SBA Pos Kokas yang telah peduli terhadap kesehatan mereka. (*)

Penulis : Red

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru