MBG Lampung Utara: Buah Semangka Busuk Dibagikan ke Siswa SDN 02 Cempaka

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semangka Yang belum waktunya masak tetap disajikan dan teriris tipis

Semangka Yang belum waktunya masak tetap disajikan dan teriris tipis

LAMPUNG UTARA, Realitapublik.id — Implementasi program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lampung Utara kembali didera kabar miring. Sejumlah wali murid di SDN 02 Cempaka, Kecamatan Sungkai Jaya, melayangkan kritik pedas kepada Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cempaka Putih di bawah naungan Yayasan Daur Said, Sabtu (14/03/2026).

 

Pemicunya adalah temuan paket buah semangka yang kondisinya memprihatinkan; busuk, masih muda (berwarna pucat), dan dinilai tidak layak konsumsi oleh para siswa.

 

Selain masalah kualitas pangan, pengelola dapur diduga kuat mengabaikan instruksi Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Dalam aturannya, setiap paket MBG wajib mencantumkan tabel rincian harga satuan dan informasi kandungan gizi pada kemasan demi transparansi publik. Namun, paket yang diterima siswa SDN 02 Cempaka tidak dilengkapi informasi tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Oplosan LPG Berbuntut Panjang: Tak Terima Digerebek, Wahyu Laporkan Balik
Semangka busuk tetap disajikan

“Kami pertanyakan, di mana fungsi kontrol ahli gizinya? Ini menggunakan uang negara, jangan main-main dengan nutrisi anak kami,” tegas salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Kekecewaan wali murid ini bukan tanpa alasan. Masyarakat masih menyimpan trauma mendalam atas insiden keracunan massal yang pernah terjadi sebelumnya di wilayah yang sama. Berdasarkan hasil uji laboratorium kala itu, ditemukan kandungan bakteri berbahaya pada menu mi yang dikonsumsi siswa.

Baca Juga :  Prof. Warsito di Stadium General Unila: Mahasiswa Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

 

“Dulu sudah pernah ada anak-anak keracunan karena makanan dari SPPG ini. Sekarang, mereka memberikan buah semangka yang busuk dan pucat. Ini sangat berbahaya jika dikonsumsi anak-anak,” imbuhnya dengan nada kecewa.

 

Wali murid mendesak agar Badan Gizi Nasional (BGN), Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dan DPRD setempat segera turun ke lapangan. Mereka menuntut adanya evaluasi total terhadap izin operasional dan manajemen Yayasan Daur Said sebagai vendor penyedia makanan.

 

Praktik ini dianggap mencederai citra program “Nawa Cita” Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menekan angka stunting dan menciptakan SDM unggul menuju Indonesia Emas.

Baca Juga :  HUT ke-17 Tubaba: Paripurna Istimewa DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi "Bertumbuh, Berdaya, Bersama"

 

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak Yayasan Daur Said melalui sambungan telepon belum membuahkan hasil. Meski nomor dalam keadaan aktif, pihak pengelola dapur belum memberikan keterangan resmi terkait distribusi buah yang tidak layak tersebut.

 

Di sisi lain, pihak sekolah SDN 02 Cempaka juga didesak untuk lebih selektif dan berani menolak kiriman menu dari vendor jika secara fisik sudah terlihat tidak memenuhi standar kualitas pemerintah.(*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila
Polemik Penyaluran MBG di Desa Surakarta: Warga Keluhkan Larangan Pengambilan yang Diwakilkan
Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat, Perkuat Kesiapsiagaan Personel
Hilang 12 Hari di TN Baluran, Penggembala Sapi Ditemukan Meninggal Dunia
Ujung Tombak di Keluarga: Wali Kota Aaf Dorong Kader PKK Pekalongan Jadi Garda Terdepan Gempur Rokok Ilegal
Lagi dan lagi Sat Narkoba Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan
Dugaan Oplosan LPG Berbuntut Panjang: Tak Terima Digerebek, Wahyu Laporkan Balik
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:01 WIB

Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila

Jumat, 17 April 2026 - 12:10 WIB

Polemik Penyaluran MBG di Desa Surakarta: Warga Keluhkan Larangan Pengambilan yang Diwakilkan

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

Jumat, 17 April 2026 - 08:57 WIB

Hilang 12 Hari di TN Baluran, Penggembala Sapi Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 18:55 WIB

Lagi dan lagi Sat Narkoba Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan

Kamis, 16 April 2026 - 16:12 WIB

Dugaan Oplosan LPG Berbuntut Panjang: Tak Terima Digerebek, Wahyu Laporkan Balik

Kamis, 16 April 2026 - 14:53 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 09:02 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar

Berita Terbaru