Pasuruan Dilanda Banjir Bandang: Tanggul Jebol di 22 Titik, Akses Jalan Utama Lumpuh Total

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, Realitapublik.id — Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota-Kabupaten Pasuruan sejak Selasa (24/03/2026) sore hingga malam mengakibatkan banjir bandang meluas di sedikitnya enam kecamatan. Luapan air sungai tidak hanya merendam ribuan pemukiman warga, tetapi juga melumpuhkan urat nadi transportasi penghubung antar-wilayah.

 

Kondisi paling kritis dilaporkan terjadi di Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan. Meluapnya Kali Petung pada pukul 18.30 WIB memicu jebolnya tanggul di 22 titik yang tersebar di Dusun Trewung, Bendo, Krajan, dan Pesanggrahan.

 

Ketinggian air di wilayahnya mencapai 50 sentimeter hingga satu meter. Akibatnya, aktivitas warga di tiga dusun lumpuh total dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan serius.

Baca Juga :  Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

 

Pantauan di lapangan menunjukkan wilayah Pohjentrek terkepung banjir. Jalur provinsi di Jalan Raya Warungdowo, tepatnya di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Pohjentrek, tergenang air setinggi 50 cm, memaksa pengendara memutar balik.

 

“Saya pilih putar balik, Mas. Di tengah sepertinya makin dalam, cari aman saja,” ujar Suhani, warga yang terjebak banjir pada pukul 22.00 WIB.

 

Kondisi serupa terjadi di wilayah Beji dan Dusun Bunguran, Desa Pleret. Warga mengeluhkan banjir kali ini merupakan salah satu yang terbesar. “Rumah sudah saya tinggikan, tapi air tetap masuk malam ini,” keluh Karem warga terdampak di Beji.

Baca Juga :  Revitalisasi Gedung SDN 2 Gunung Malang Suboh Intensif Dikerjakan, Target Rampung November

 

Daftar Wilayah Terdampak Signifikan:

Kecamatan Beji & Bangil: Pemukiman warga terendam hingga kedalaman variatif.

Kecamatan Kraton (Sidogiri): Akses jalan utama tidak dapat dilalui kendaraan.

Kecamatan Winongan & Rejoso: Debit air terus meningkat mengikuti kiriman dari hulu.

Kecamatan Gondangwetan: Kerusakan infrastruktur akibat tanggul jebol.

Pohjentrek (Warungdowo – Pleret): Isolasi jalur transportasi.

 

BPBD Kabupaten Pasuruan melaporkan ketinggian air sangat bervariasi. Namun, di beberapa titik pemukiman padat yang berada di dataran rendah, air dilaporkan merangkak naik hingga setinggi leher orang dewasa. Kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas, menyebabkan antrean panjang di jalur-jalur penghubung.

Baca Juga :  Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

 

Hingga berita ini diturunkan, warga mulai mengevakuasi diri secara mandiri ke tempat yang lebih tinggi. BPBD dan relawan diharapkan segera menerjunkan perahu karet di titik-titik terdampak parah untuk menghindari adanya korban jiwa.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan sangat disarankan untuk menghindari jalur Warungdowo-Sidogiri serta jalur rawan banjir lainnya hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Penulis : Chu

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 250 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru