PEKALONGAN realitapublik.id – Berbeda dengan gelombang aksi unjuk rasa yang kerap diwarnai kritik, LSM Pejuang 24 memilih jalur berbeda. Organisasi masyarakat itu menggelar aksi damai di Monumen Djoeang 45, Kota Pekalongan, Jumat (19/6/2026), sebagai bentuk apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polresta Pekalongan atas komitmennya memberantas tindak pidana korupsi di Kabupaten Pekalongan.
Aksi yang diikuti jajaran pengurus dan anggota LSM Pejuang 24 itu berlangsung tertib. Sambil membentangkan spanduk berisi dukungan pemberantasan korupsi, peserta menyampaikan pesan moral: masyarakat tak hanya berhak mengkritisi, tetapi juga wajib mengapresiasi kinerja aparat yang bekerja profesional, transparan, dan berintegritas.
Ketua Umum LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso, menegaskan aksi ini murni dukungan moral.
“Kami mengapresiasi KPK yang serius mengawal pemberantasan korupsi di Pekalongan. Kami juga berterima kasih kepada Polresta Pekalongan yang memfasilitasi tim KPK menjalankan tugasnya. Sinergi seperti inilah yang harus terus dirawat demi penegakan hukum yang independen dan berkeadilan,” ujarnya.
Teguh menilai, pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat. Masyarakat punya peran penting untuk mengawal proses hukum dengan cara-cara yang konstitusional dan bertanggung jawab.
LSM Pejuang 24 menyatakan kesiapannya bersinergi dengan KPK, Polresta Pekalongan, Polres Pekalongan, Kejaksaan, serta seluruh aparat penegak hukum sesuai kewenangan masing-masing.
“Kami berharap kolaborasi antara KPK, Polresta, Polres, Kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya semakin solid. Tujuannya satu: menghadirkan hukum yang profesional, transparan, objektif, dan memberi kepastian bagi masyarakat. LSM Pejuang 24 akan terus menjadi mitra konstruktif yang mengawal kepentingan publik,” tegasnya.
Aksi ditutup dengan suasana aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, LSM Pejuang 24 berharap sinergi masyarakat dan aparat terus terjaga, sehingga pemberantasan korupsi berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi terwujudnya pemerintahan yang bersih serta berwibawa.
Penulis : Wildan purna Irawan






