Ternyata Ini, PLTU Bermasalah Penyebab Listrik Mati Bergilir di Jawa

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Jakarta, realitapublik.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka-bukaan soal dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang sempat mengalami gangguan hingga memicu pemadaman listrik bergilir di wilayah Jawa.

 

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa kedua infrastruktur yang terkendala tersebut adalah PLTU Cilacap 1 berkapasitas 300 Megawatt (MW) dan PLTU Cilacap 4 berkapasitas 1.000 MW. Menurutnya, kendala dipicu oleh masalah pemeliharaan (maintenance) pada unit pembangkit.

 

Meski demikian, Tri memastikan bahwa saat ini operasional kedua pembangkit tersebut telah kembali berjalan normal.

 

“PLTU itu Cilacap 1 sama 4. Ini sudah, insyaallah sudah tidak ada masalah,” ujar Tri Winarno saat ditemui pada Senin (22/6/2026).

Baca Juga :  Cegah Kepunahan Sejarah, LSPB Dorong Dokumentasi Tradisi Lisan Curahsuri

 

Guna mengantisipasi kendala serupa di kemudian hari, Kementerian ESDM menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi rantai pasok batu bara ke seluruh PLTU.

 

“Sekarang sudah ada perbaikan. Tata kelolanya sudah mulai diperbaiki oleh PLN,” tambah Tri.

 

Lebih lanjut, Tri memaparkan bahwa Kementerian ESDM telah menugaskan sejumlah perusahaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan pasokan PT PLN (Persero) di kisaran 180 hingga 190 juta ton. Angka ini dinilai aman mengingat estimasi konsumsi batu bara tahunan PLN berada di kisaran 154 juta ton.

 

“Kontrak PLN itu sebetulnya sudah 134 juta ton. Terkait dengan scheduling (penjadwalan), itu kan bukan di Minerba, ya. Tapi mudah-mudahan ke depan ini menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua,” jelasnya.

Baca Juga :  Kepala BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur MBG dan Yayasan, Pungutan Per Porsi Bakal Diamputasi

 

Sistem Kelistrikan Jawa Mulai Pulih

Di sisi lain, PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur pulih pasca-pemadaman bergilir beberapa waktu lalu. Akselerasi pemulihan difokuskan pada pembangkit listrik berskala besar yang sempat mengalami interupsi teknis.

 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan pasokan sebelumnya terjadi pada salah satu pembangkit milik mitra swasta atau Independent Power Producer (IPP). Pembangkit tersebut dilaporkan telah kembali beroperasi dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan Jawa sejak Minggu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB.

Baca Juga :  ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan

 

“Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan disinkronkan dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa. Pembangkit ini mulai memasok daya untuk menambah keandalan sistem. Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi,” terang Darmawan, Senin (22/6/2026).

 

Mengingat listrik telah menjadi kebutuhan dasar yang krusial bagi hajat hidup orang banyak, pemerintah melalui instansi terkait diharapkan dapat terus mengoptimalkan performa PLTU eksisting. Selain keandalan mesin, kepastian stok batu bara yang melimpah mutlak diperlukan agar pelayanan pasokan setrum ke masyarakat tidak lagi terganggu.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

Berita Terbaru