TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Busroni, S.H., bersama sejumlah kader dan anggota Fraksi Partai Demokrat setempat mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas). Acara tersebut diselenggarakan di Museum SBY dan Galeri Seni, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.
Busroni menyampaikan bahwa kehadiran para kader dan legislator daerah dalam Bimteknas DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mendalam mengenai tugas legislasi, pengawasan, serta pengabdian masyarakat. Tujuannya agar mereka mampu menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Busroni pada Selasa (7/7/2026).
Selain peningkatan kapasitas, Busroni menambahkan bahwa agenda berskala nasional ini menjadi ajang strategis untuk mempererat konsolidasi internal partai dan meningkatkan mutu pelayanan para wakil rakyat di daerah asal masing-masing.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak akan menilai seorang wakil rakyat hanya dari atribut atau jabatan mentereng yang disandang, melainkan dari kebermanfaatan kerja nyata yang dirasakan langsung di lapangan.
“Partisipasi kader daerah dalam Bimteknas diharapkan menjadi modal penting agar semakin aktif menyerap aspirasi, mengawal program pembangunan, memperjuangkan kesejahteraan, serta menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi warga Tubaba,” tegas legislator asal Demokrat tersebut.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan pengabdian tulus yang dipupuk dalam Bimteknas ini harus diimplementasikan secara nyata guna memupuk kembali kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tubaba untuk terus merawat semangat gotong royong dalam mendukung gerak roda pembangunan daerah. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.
“Jabatan bukanlah tujuan utama, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Yang paling mendasar adalah bagaimana kita bisa terus hadir di tengah warga, konsisten memberikan solusi, dan gigih memperjuangkan kebutuhan masyarakat di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*)
Penulis : Rody Sandra







