BANDAR LAMPUNG, realitapublik.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung guna memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini ditempuh guna memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut dapat berjalan tepat sasaran, menjaga kualitas pangan yang disajikan, serta memberikan manfaat optimal bagi para siswa.
Komitmen bersama tersebut ditunjukkan melalui pemantauan langsung yang dipimpin oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo. Peninjauan lapangan tersebut dipusatkan di SPPG Kemiling, Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Senin (13/7/2026).
Selain meninjau lokasi pengolahan, rombongan juga meninjau langsung jalur pendistribusian makanan di beberapa satuan pendidikan, di antaranya SD Negeri 4 Sumberejo, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, serta SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi. Melalui peninjauan ini, seluruh tahapan dipastikan berjalan dengan baik, mulai dari higienitas proses pengolahan bahan pangan, ketepatan waktu distribusi, hingga mutu asupan gizi yang diterima siswa.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa keberhasilan menyukseskan Program MBG membutuhkan kolaborasi yang erat dari seluruh pihak, termasuk pelibatan aktif dari elemen masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya Program MBG ini, mulai dari rantai distribusi hingga lauk-pauk yang disajikan kepada anak-anak kita. Masukan konstruktif dari masyarakat tentu sangat kami harapkan agar program ini dapat berjalan semakin baik dan berkelanjutan,” ujar Gubernur yang akrab disapa Mirza tersebut.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemprov Lampung berkomitmen meningkatkan aspek transparansi, salah satunya dengan membuka akses informasi mengenai menu harian dan rincian harga makanan. Selain itu, pemerintah daerah juga akan memberdayakan pelaku UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku pangan guna menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta memperkuat koordinasi pengawasan dengan kejaksaan negeri (kejari) di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Melalui kemitraan yang solid antara pemerintah daerah, aparat kejaksaan, dan pengawasan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis di Lampung diharapkan mampu bertransformasi menjadi program yang akuntabel, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia generasi penerus bangsa. (*)
Penulis : Rody Sandra






