Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Pasar Mulya Asri

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta melindungi daya beli masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Penetrasi Pasar atau Operasi Pasar Murah yang digelar secara serentak di wilayah setempat, Selasa (14/07/2026).

 

Kegiatan yang dipusatkan di Pasar Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah ini dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan langsung diserbu ratusan warga. Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar konvensional.

 

Antrean panjang warga yang didominasi oleh ibu rumah tangga terlihat tertib menunggu giliran untuk membeli komoditas bersubsidi. Beras dan minyak goreng menjadi barang yang paling banyak diburu karena menjadi kebutuhan mendasar harian yang harganya kerap berfluktuasi di pasaran.

Baca Juga :  Perkuat Keamanan Wilayah, Danrem 061/Suryakancana Resmikan Tiga Fasilitas Militer Baru di Bogor

 

Program intervensi pasar ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan pokok tetap aman dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Agenda ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tubaba, Ahmad Nazarudin, S.IP., M.IP., bersama jajaran pejabat daerah lainnya. Di antaranya Inspektur Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Kepala Dinas Perikanan, Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabag Perekonomian, serta Camat Tulang Bawang Tengah.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pengerukan Kolam Pelindo Regional 3: Modus Mark-Up HPS Rp200 Miliar Terbongkar di Persidangan

 

Mewakili Pemerintah Kabupaten Tubaba, Kepala Dinas Koperindag Ahmad Nazarudin menyampaikan bahwa operasi pasar murah ini terlaksana berkat sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Perum Bulog dalam mengintervensi harga pangan agar tetap stabil.

 

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Tubaba bekerja sama dengan Bulog mengadakan penetrasi pasar secara serentak. Pada hari ini, di Pasar Mulya Asri, kami menyediakan komoditas berupa minyak goreng dengan harga Rp15.500 per liter dan beras dengan harga Rp58.000 per sak (kemasan 5 kg). Kegiatan ini murni ditujukan untuk menjaga kestabilan harga sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran bapak dan ibu sekalian,” ujar Ahmad Nazarudin.

Baca Juga :  Pertanyakan Kasus Dana Rp2 Miliar Perumdam, AMKI Indramayu Surati Kejari 

 

Melalui pelaksanaan operasi pasar murah ini, Pemkab Tubaba berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga. Program ini juga diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan ekonomi lokal serta menyokong kebijakan pengendalian inflasi daerah yang saat ini menjadi salah satu fokus prioritas pemerintah.

 

Menutup jalannya kegiatan, Ahmad Nazarudin turut menyampaikan salam hangat dari jajaran pimpinan daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat kepada warga yang hadir, seraya berharap agar program-program pro-rakyat seperti ini dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Tubaba. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah
Terlilit Utang Judi Online, Dua Pelaku Curas Bermotif Pembunuhan di Lampung Utara Ditangkap
Pertanyakan Kasus Dana Rp2 Miliar Perumdam, AMKI Indramayu Surati Kejari 
Pusaran Korupsi Batu Bara PLN, dari Status Tersangka Eks Jampidsus hingga Nama Dirut
Proyek Jalan Gadang–Bumiayu: Infrastruktur Miliaran yang Minim Transparansi dan Abaikan Keselamatan Warga
Resmi, Imigrasi Cegal Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto
Mahasiswa KKN UM Metro Ikut Ambil Bagian dalam Kemeriahan Gebyar Suroan Tiyuh Marga Kencana
Opini WTP Bukan Jaminan Bebas OTT, DPRD Kabupaten Pekalongan Soroti Pengawasan Pasca-Kasus Korupsi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:36 WIB

Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:56 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Pasar Mulya Asri

Senin, 13 Juli 2026 - 17:26 WIB

Terlilit Utang Judi Online, Dua Pelaku Curas Bermotif Pembunuhan di Lampung Utara Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Pertanyakan Kasus Dana Rp2 Miliar Perumdam, AMKI Indramayu Surati Kejari 

Senin, 13 Juli 2026 - 10:32 WIB

Pusaran Korupsi Batu Bara PLN, dari Status Tersangka Eks Jampidsus hingga Nama Dirut

Senin, 13 Juli 2026 - 10:27 WIB

Proyek Jalan Gadang–Bumiayu: Infrastruktur Miliaran yang Minim Transparansi dan Abaikan Keselamatan Warga

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:00 WIB

Resmi, Imigrasi Cegal Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:52 WIB

Mahasiswa KKN UM Metro Ikut Ambil Bagian dalam Kemeriahan Gebyar Suroan Tiyuh Marga Kencana

Berita Terbaru