Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Pemkab Tubaba Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Berkualitas

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Sesat Agung Kompleks Islamic Center Tubaba pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh anak-anak mulai dari jenjang TK hingga SMA, para guru, orang tua, serta anak-anak penerima santunan hasil kolaborasi Pemkab bersama BAZNAS Tubaba.

 

Acara dibuka dengan penampilan anggun Tari Sembah yang dibawakan oleh siswi SDN 18 Tulang Bawang Tengah sebagai bentuk penyambutan hangat bagi para tamu undangan.

 

Mewakili Penjabat (Pj) Bupati Tubaba, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum bersama dalam memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak.

Baca Juga :  Bidik Atlet Berbakat, Disdikbud Tubaba Matangkan Kelas Khusus Olahraga

 

“Peringatan tahun ini terasa sangat istimewa karena Pemkab Tubaba dapat berjalan beriringan dan berkolaborasi erat dengan Tim Penggerak PKK dan BAZNAS Tubaba. Ini adalah bukti nyata bahwa urusan masa depan anak bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama,” ujar Eri Budi Santoso.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan perlindungan nyata kepada anak-anak serta memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak atas pendidikan maupun rasa aman.

 

“Mari kita jadikan momentum HAN 2026 ini untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat ada anak yang putus sekolah, laporkan. Jika melihat ada anak yang mengalami kekerasan, lindungi dan bantu,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Novianti Novriwan, menyampaikan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta lingkungan sosial yang aman dan bebas dari kekerasan.

Baca Juga :  Heboh Rincian Seragam SMABA Capai Rp3,1 Juta, Intip Aturan Tegas Dindik Jatim

 

“Perlindungan anak bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Novianti.

 

Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan anak di Tubaba, TP-PKK bersama Pemerintah Kabupaten dan BAZNAS menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dan piatu.

 

“Santunan ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan wujud kasih sayang, kepedulian, dan tanggung jawab kita dalam menghadirkan harapan serta pemantik semangat bagi anak-anak untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita mereka,” imbuhnya.

 

Kreativitas Pelajar Berpesan Karakter

Baca Juga :  LSM KAMPUD Beberkan Rincian Dana BOS SMKN 1 TBT 2024–2025 yang Dinilai Tak Wajar

Peringatan HAN Tahun 2026 di Tubaba ini kian semarak dengan berbagai penampilan kreatif dari para pelajar setempat. Di antaranya adalah penampilan dongeng bertajuk “Limo Pilar Sai untuk Menuju Kewawayan Masyarakat Tubaba” yang dibawakan secara apik oleh siswa SD Negeri 14 Tulang Bawang Udik.

 

Selain itu, ada pula persembahan drama pendek berjudul “Benang yang Koyak, Hati yang Rekat” oleh siswa SMP Negeri 8 Tubaba. Kedua pertunjukan tersebut membawa pesan moral yang kuat mengenai pendidikan karakter, kepedulian sesama, persahabatan, serta pentingnya membangun lingkungan yang ramah anak.

 

Rangkaian kegiatan ditutup secara khidmat dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan piatu sebagai komitmen nyata dalam mewujudkan Kabupaten Tubaba sebagai Kabupaten Layak Anak. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Hari Pertama Masuk Sekolah, Pemprov Jateng Luncurkan Gerakan ‘Gamas’ dan Beri Fleksibilitas Waktu bagi ASN
Bidik Atlet Berbakat, Disdikbud Tubaba Matangkan Kelas Khusus Olahraga
Masa Jabatan Kepsek SMKN 1 TBT Disorot, Putra Jaya Umar Desak Disdikbud Lampung Lakukan Evaluasi
Heboh Rincian Seragam SMABA Capai Rp3,1 Juta, Intip Aturan Tegas Dindik Jatim
Kecewa Kuota PPDB Dibatasi, Ratusan Wali Murid di Indramayu Gegerkan Kantor Desa
Dosen University of Pennsylvania Berbagi Wawasan di UPN Veteran Jatim, Bahas Pendidikan Berkelanjutan dan Organisasi Masa Depan
Meringankan Beban Orang Tua, Pemkab Batang Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP
LSM KAMPUD Beberkan Rincian Dana BOS SMKN 1 TBT 2024–2025 yang Dinilai Tak Wajar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:43 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Pemkab Tubaba Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Berkualitas

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

Hari Pertama Masuk Sekolah, Pemprov Jateng Luncurkan Gerakan ‘Gamas’ dan Beri Fleksibilitas Waktu bagi ASN

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bidik Atlet Berbakat, Disdikbud Tubaba Matangkan Kelas Khusus Olahraga

Senin, 6 Juli 2026 - 20:15 WIB

Masa Jabatan Kepsek SMKN 1 TBT Disorot, Putra Jaya Umar Desak Disdikbud Lampung Lakukan Evaluasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:50 WIB

Heboh Rincian Seragam SMABA Capai Rp3,1 Juta, Intip Aturan Tegas Dindik Jatim

Senin, 29 Juni 2026 - 14:51 WIB

Kecewa Kuota PPDB Dibatasi, Ratusan Wali Murid di Indramayu Gegerkan Kantor Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:47 WIB

Dosen University of Pennsylvania Berbagi Wawasan di UPN Veteran Jatim, Bahas Pendidikan Berkelanjutan dan Organisasi Masa Depan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:23 WIB

Meringankan Beban Orang Tua, Pemkab Batang Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Berita Terbaru