Hari Pertama Masuk Sekolah, Pemprov Jateng Luncurkan Gerakan ‘Gamas’ dan Beri Fleksibilitas Waktu bagi ASN

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, realitapublik.id — Hari pertama masuk sekolah pada awal tahun ajaran baru selalu menjadi momen krusial bagi anak-anak di jenjang SD, SMP, hingga SMA. Menyadari pentingnya momen tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) secara resmi mengajak para ayah untuk meluangkan waktu mendampingi dan mengantarkan anak mereka ke sekolah pada Senin (13/07/2026).

 

Langkah nyata ini selaras dengan program yang dinamakan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam penguatan ketahanan keluarga.

 

“Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng Nomor S/400.13.26/207/2026 tertanggal 17 Juni 2026 mengenai Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas),” ujar Sumarno saat memberikan keterangan di Semarang.

Baca Juga :  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

 

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap kesuksesan gerakan ini, Pemprov Jateng memberikan fleksibilitas waktu masuk kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih memiliki anak usia sekolah. Kebijakan pelonggaran absen masuk kerja ini diambil agar para pegawai pria dapat mengutamakan peran domestik mereka sebagai ayah di pagi hari.

 

Sumarno menjelaskan, fleksibilitas waktu tersebut merupakan wujud perhatian penuh pemprov terhadap kesejahteraan non-material para pegawai. Menurutnya, indikator kesejahteraan tidak melulu diukur melalui besaran gaji maupun tunjangan kerja.

Baca Juga :  Revitalisasi Gedung SDN 2 Gunung Malang Suboh Intensif Dikerjakan, Target Rampung November

 

“Kesempatan untuk mengantar dan mendampingi anak ke sekolah di hari pertamanya juga merupakan bagian dari kesejahteraan psikologis bagi ASN,” kata Sumarno menambahkan.

 

Ia menilai, momen mengantarkan anak ke sekolah pada awal tahun ajaran baru merupakan salah satu pengalaman berharga yang tidak dapat diulang kembali, terlebih ketika buah hati masih menempuh jenjang pendidikan dasar. Oleh karena itu, ia berharap seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jateng memanfaatkan kebijakan ini dengan optimal.

 

Tidak tanggung-tanggung, demi kelancaran program Gamas, jadwal pelaksanaan apel pagi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut disesuaikan. Penyesuaian agenda kedinasan ini sengaja dirancang agar tidak berbenturan dengan aktivitas ASN yang sedang mengantarkan anak-anak mereka.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Oknum Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Diduga Berselingkuh

 

Melalui program terintegrasi ini, Pemprov Jateng berupaya mendorong keterlibatan aktif figur ayah dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Kehadiran sosok ayah secara fisik di hari pertama sekolah dinilai mampu memperkuat ikatan emosional (bonding) keluarga sejak awal tahun ajaran baru.

 

Langkah inovatif Pemprov Jateng ini patut mendapatkan apresiasi luas. Kebijakan tersebut dinilai memberikan dampak yang sangat positif bagi stabilitas psikologis serta mental anak, menumbuhkan rasa percaya diri mereka saat memasuki lingkungan baru dengan dikawal oleh sang ayah. Program humanis ini bahkan sangat layak diadopsi dan dijadikan percontohan nasional oleh provinsi-provinsi lain di Indonesia. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026
Revitalisasi Gedung SDN 2 Gunung Malang Suboh Intensif Dikerjakan, Target Rampung November
Terekam CCTV, Oknum Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Diduga Berselingkuh
Asisten 1 Kota Pasuruan Hadiri Puncak Peringatan HUT Pramuka Ke-66 Se-Jawa Timur
Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit
Peduli Lansia, DPD II Golkar Tubaba Bagikan Paket Sembako di Tiyuh Candra Mukti
Klarifikasi Kepala SMPN 11 Pekalongan: Insiden Antarsiswa Murni Perkelahian, Kini Berakhir Damai
Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Cendekia Islamic Preschool Meriahkan HUT ke-81 RI
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:40 WIB

733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026

Kamis, 10 September 2026 - 12:21 WIB

Revitalisasi Gedung SDN 2 Gunung Malang Suboh Intensif Dikerjakan, Target Rampung November

Selasa, 8 September 2026 - 09:56 WIB

Terekam CCTV, Oknum Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Diduga Berselingkuh

Kamis, 3 September 2026 - 02:59 WIB

Asisten 1 Kota Pasuruan Hadiri Puncak Peringatan HUT Pramuka Ke-66 Se-Jawa Timur

Rabu, 2 September 2026 - 07:09 WIB

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Peduli Lansia, DPD II Golkar Tubaba Bagikan Paket Sembako di Tiyuh Candra Mukti

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Klarifikasi Kepala SMPN 11 Pekalongan: Insiden Antarsiswa Murni Perkelahian, Kini Berakhir Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Cendekia Islamic Preschool Meriahkan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru