23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, realitapublik.id — Dukungan terhadap Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), untuk maju dalam bursa Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus menguat. Sebanyak 23 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Tengah secara resmi menyampaikan “Lamaran Agung” agar Gus Yusuf bersedia dicalonkan pada Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung di Jombang, Jawa Timur, pada 27–30 Agustus 2026 mendatang.

 

Deklarasi dukungan tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan silaturahmi yang digelar di Aula Pondok Pesantren API Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu malam (18/07/2026).

 

Menanggapi dorongan tersebut, Gus Yusuf menyatakan menerima amanah dari puluhan PCNU Jawa Tengah tersebut dengan penuh kehati-hatian dan rasa tanggung jawab. Menurutnya, NU saat ini membutuhkan figur kepemimpinan yang mampu merajut kembali soliditas organisasi di tengah berbagai dinamika internal dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Bahas Akuntabilitas Fiskal, DPRD Tubaba Gelar Paripurna APBD 2025

 

“Kami menerima pinangan dari rekan-rekan PCNU Jawa Tengah ini sebagai sebuah amanah yang cukup berat. Saya berharap Muktamar ke-35 kelak dapat menjadi momentum rekonsiliasi nasional sekaligus memperkuat persatuan warga Nahdliyin memasuki abad kedua NU,” ujar Gus Yusuf.

 

Gus Yusuf menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai figur pemersatu yang merangkul seluruh elemen jemaah dan jam’iyah. Jika nantinya dipercaya memimpin PBNU, ia menyiapkan tiga program prioritas:

Penguatan Tata Kelola Organisasi: Membangun manajemen PBNU yang transparan, akuntabel, dan modern.

 

Baca Juga :  Proyek Jalan Gadang–Bumiayu: Infrastruktur Miliaran yang Minim Transparansi dan Abaikan Keselamatan Warga

Pengembangan Pendidikan Pesantren: Memperkuat mutu pendidikan pesantren, baik model salaf maupun modern.

 

Kemandirian Ekonomi Nahdliyin: Mendorong pemberdayaan ekonomi warga NU melalui optimalisasi UMKM serta perluasan akses permodalan.

 

Ia menambahkan, program strategis tersebut nantinya akan diselaraskan dengan agenda nasional pemerintah, khususnya pada sektor pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat bawah.

 

Sementara itu, perwakilan PCNU Temanggung, Muhammad Furqon, mengungkapkan bahwa arus dukungan ini merupakan murni aspirasi akar rumput PCNU di Jawa Tengah yang mendambakan sosok pemimpin inklusif menjelang muktamar.

 

“Kebutuhan utama NU hari ini adalah rekonsiliasi. Kami menilai Gus Yusuf merupakan figur santun, berpengalaman, serta terbukti sukses memajukan pendidikan pesantren dan layanan kesehatan masyarakat,” tutur Furqon.

Baca Juga :  Diduga Tabrak Aturan RTRW, Proyek Koperasi Desa Merah Putih Hadapi Masalah Serius

 

Selain mengakar di tradisi pesantren, sebagai pengasuh PP API Tegalrejo dan alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Gus Yusuf juga menunjukkan sikap profesionalitasnya. Demi menjaga independensi dan netralitas organisasi, ia telah melepas jabatan strukturalnya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebelum menyatakan kesiapannya berkhidmah secara penuh di NU.

 

Menguatnya dukungan konsisten dari 23 PCNU se-Jawa Tengah ini menempatkan nama KH Muhammad Yusuf Chudlori sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU di Jombang mendatang. Warga Nahdliyin berharap hajatan tertinggi NU tersebut melahirkan kepemimpinan yang amanah, menjaga khittah pendiri organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Satu Dekade Lebih Menanti, Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Warga Pasuruan Sukseskan Nobar di Yonzipur 10
LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil
Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka
Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati
Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Satu Dekade Lebih Menanti, Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Warga Pasuruan Sukseskan Nobar di Yonzipur 10

Senin, 20 Juli 2026 - 18:06 WIB

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:31 WIB

Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Artikel Opini

Gedung Kejaksaan Prioritas Siapa?

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:25 WIB