Penanganan Dugaan Penganiayaan di Beji, Polres Pasuruan Tarik dan Nonjobkan Anggota Reskrim

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN, realitapublik.id — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan mengambil langkah tegas dengan menarik serta menonjobkan anggota Reskrim Polsek Beji ke Mapolres Pasuruan. Kebijakan mutasi internal tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang terduga pelaku judi online dalam proses penangkapan di wilayah Kecamatan Beji.

 

Langkah strategis tersebut diambil sebagai wujud komitmen nyata kepolisian dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme penanganan perkara yang kini menjadi perhatian publik. Insiden ini bermula dari seorang terduga pelaku judi online yang dilaporkan meninggal dunia tidak lama usai menjalani proses penangkapan.

 

Baca Juga :  Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Pelaksana Harian (Plh.) Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, S.H., menegaskan bahwa keputusan menonjobkan personel yang terlibat merupakan instruksi langsung dari Kapolres Pasuruan. Kebijakan ini bertujuan agar proses pemeriksaan internal dapat berlangsung secara objektif tanpa potensi intervensi.

 

“Sebagai wujud komitmen transparansi kepada publik, anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan perkara telah ditarik ke Polres Pasuruan dan dinonjobkan selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah ini diambil agar pemeriksaan dapat berjalan secara objektif, profesional, dan akuntabel,” ujar IPTU Joko Suseno saat memberikan keterangan resmi.

 

Ia menjelaskan bahwa penarikan dan mutasi nonjob tersebut merupakan bagian dari mekanisme operasional standar internal kepolisian guna mendukung kelancaran pemeriksaan, dan bukan merupakan bentuk putusan sanksi final terhadap personel yang bersangkutan.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pelayanan Presisi

 

“Kapolres Pasuruan telah membentuk Tim Internal untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh. Seluruh personel yang berkaitan langsung dengan penanganan perkara telah dimintai keterangan guna mengungkap fakta secara utuh,” terangnya.

 

IPTU Joko Suseno menambahkan, apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya bukti pelanggaran, Polres Pasuruan akan menindak tegas personel yang terlibat sesuai ketentuan disiplin Polri, Kode Etik Profesi Polri (KEPP), maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil pemeriksaan juga akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Baca Juga :  ‎Kapolres Pekalongan Kota Benarkan Ada Anggotanya di Lokasi Dugaan Penganiayaan

 

“Kami berkomitmen mengusut perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

 

Pihak Polres Pasuruan mengimbau masyarakat untuk menghormati proses pemeriksaan yang tengah berjalan serta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi spekulatif yang belum terverifikasi kebenarannya. Kepolisian memastikan setiap tahapan penanganan dilakukan secara objektif demi menjaga keadilan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (*)

Penulis : Hum/Gib

Berita Terkait

Disambut Tradisi Pedang Pora, AKBP Raswidiati Anggraini Resmi Jabat Kapolres Lampung Utara
Satresnarkoba Polres Tubaba Ringkus Pria Asal Menggala Beserta Barang Bukti Sabu dan Ekstasi
Tradisi Welcome and Farewell Parade Kapolres Tulang Bawang Barat Berlangsung Khidmat
Diduga Terjadi Penganiayaan Saat Penangkapan, Polres Pasuruan Sampaikan Permohonan Maaf dan Bentuk Tim Usut Tuntas
Terbukti Curi Tas Berisi Uang Rp5 Ribu, Terdakwa Divonis 4 Bulan Penjara
Kapolda Jatim Pimpin Sertijab, AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo Resmi Jabat Kapolres Pasuruan Kota
Gempar Korban perangkat Desa (PolDes) Desa kalipancur kecamatan Bojong Dibunuh, Pelaku ternyata Sahabat Dekat Korban
Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Disambut Tradisi Pedang Pora, AKBP Raswidiati Anggraini Resmi Jabat Kapolres Lampung Utara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Satresnarkoba Polres Tubaba Ringkus Pria Asal Menggala Beserta Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Tradisi Welcome and Farewell Parade Kapolres Tulang Bawang Barat Berlangsung Khidmat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Diduga Terjadi Penganiayaan Saat Penangkapan, Polres Pasuruan Sampaikan Permohonan Maaf dan Bentuk Tim Usut Tuntas

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:02 WIB

Terbukti Curi Tas Berisi Uang Rp5 Ribu, Terdakwa Divonis 4 Bulan Penjara

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:11 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab, AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo Resmi Jabat Kapolres Pasuruan Kota

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:43 WIB

Gempar Korban perangkat Desa (PolDes) Desa kalipancur kecamatan Bojong Dibunuh, Pelaku ternyata Sahabat Dekat Korban

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:33 WIB

Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Ekonomi

Rupiah Pagi Ini, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Rabu, 5 Agu 2026 - 14:50 WIB